Suara.com - Serangan jantung dikenal sebagai salah satu serangan yang mematikan di dunia. Contohnya di India. Berdasarkan survei terbaru, setiap harinya tercatat 80 orang meninggal karena serangan jantung.
Penelitian itu dilakukan antara Maret 2014 hingga Maret 2015. Pada tahun sebelumnya, dilaporkan setiap harinya terdapat 67 orang meninggal karena serangan jantung.
Di Mumbai, kematian akibat serangan jantung menduduki posisi teratas ketiga di antara penyebab kematian lainnya.
“Kami telah mengumpulkan data kesehatan orang-orang di Mumbai. Sejak tahun 2010 secara umum, terdapat kematian antara 70 hingga 80 kasus, kata Milind Mhaske dari Yayasan Praja yang meneliti kondisi kesehatan masyarakat kota setiap tahun.
Seorang dokter dari rumah sakit di Byculla, mengatakan tidak tertutup kemungkinan penyakit jantung menjadi salah satu sebab kematian terbesar di Mumbai.
“Masyarakat Mumbai banyak yang tidak mengikuti pola hidup sehat. Jadi sebaiknya mulailah dengan gaya hidup sehat,” ujar N O Bansal.
Ia menambahkan, untuk menjaga kesehatan, masyarakat diminta berjalan kaki setiap hari selama 20 menit atau berlatih olah raga. (Timesofindia)
Berita Terkait
-
Bibir Pecah-Pecah Saat Haji? Ini 5 Lip Balm Terbaik untuk Cuaca Ekstrem saat Ibadah Haji
-
Lebih Mahal Rp3 Juta, Honda Stylo 160 ABS Malah Kehilangan Satu Fitur Penting Milik CBS
-
5 Zodiak yang Hubungan Asmaranya akan Membaik Pekan Depan
-
Sering Ditolak Daftar Barcode Pertamina? Ini Trik Foto Benar Biar Kuota Aman Terjaga
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?