Suara.com - Siapapun pasti pernah mengalami diare. Keluhan yang amat mengganggu ini bisa terjadi, karena virus atau bakteri dari makanan yang kurang higienis.
Saat mengalami diare dianjurkan untuk memperbanyak minum air putih agar tubuh tak mengalami dehidrasi parah. Minuman campuran gula dan garam atau oralit juga sangat disarankan.
Selain memperbanyak asupan cairan, Anda juga disarankan untuk mengkonsumi makanan agar tubuh tetap berenergi. Namun yang menjadi pertanyaan, makanan apa saja yang tepat disantap saat Anda diare?
James Lee, seorang ahli kesehatan pencernaan mengungkap BRAT adalah menu yang paling aman untuk mereka yang mengalami diare. BRAT yang dimaksud adalah singkatan dari banana (pisang), rice (nasi), applesauce (saus apel) dan toast (roti panggang).
"Makanan-makanan tersebut cenderung mudah dicerna saat diare. Tetaplah makan sedikit meskipun terasa mual, karena tubuh tetap membutuhkan nutrisi, jangan sampai kondisi menurun," jelasnya.
Bubur gandum, cracker, atau ayam panggang juga bisa dijadikan menu alternatif. Lee juga mengingatkan saat diare tak dianjurkan mengonsumsi permen dengan gula arfisial, brokoli, kol, kacang-kacangan dan produk susu.
Menurutnya, makanan tersebut bisa membuat diare semakin parah. Jika diare sudah lebih dari tiga hari dan disertai demam, segera periksakan diri ke dokter. (Health)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya