Sulit buang air besar bisa menyebabkan seseorang tidak nyaman dalam beraktivitas. Tak hanya itu, jika terus menerus terjadi kondisi ini bisa memicu beragam masalah kesehatan lainnya seperti ambien hingga kanker usus.
Menurut dokter spesialis penyakit dalam FKUI RSCM Ari Fahrial Syam, penyebab utama sulit buang air besar dipengaruhi oleh kurangnya asupan serat yang dikonsumsi. Terlebih di zaman yang serba modern seperti saat ini, sebagian orang juga enggan melakukan aktivitas fisik seperti berjalan atau menaiki tangga.
"Di Indonesia berdasarkan penelitian yang saya lakukan, pasien yang mengalami gangguan pencernaan 10 persennya mengaku sulit BAB. Mengapa begitu, karena gaya hidup orang Indonesia sekarang cenderung konsumsi fast food, makanan berlemak tapi malas berolahraga," kata dr Ari pada temu media 'Gempita 60 Tahun Dulcolax' di Senayan, Jakarta, Minggu (10/5/2015).
Untuk mencegah timbulnya sembelit, dokter Ari menganjurkan agar masyarakat mengurangi konsumsi makanan berlemak.
"Hindari daging merah dan perbanyak konsumsi serat. Faktanya orang Indonesia mengonsumsi serat 1/3 dari yang dianjurkan padahal seharusnya 25 gram sehari atau setara dengan konsumsi sayur dan buah lima kali sehari," katanya.
Kemudian, lanjut dia, konsumsi air putih juga harus diperbanyak untuk mencegah sembelit. Idealnya, mengonsumsi air dilakukan sebelum timbul rasa haus.
Dan yang tak kalah penting, rutinlah berolahraga. Aktivitas yang memicu keringat ini bisa menjadi cara murah untuk mencegah kondisi sulit buang air besar.
"Aktivitas fisik sangat mempengaruhi kecenderungan untuk BAB. Biasakanlah bergerak agar semua masalah kesehatan bisa dihindari," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Buah Kiwi, Kunci Rahasia Meringankan Sembelit dan Memperbaiki Pencernaan
-
7 Obat Alami untuk Mengatasi Sembelit pada Orang Dewasa Berdasarkan Penelitian di Indonesia
-
4 Jenis Makanan dan Minuman Ampuh Lawan Sembelit!
-
1 dari 3 Balita Alami Konstipasi, karena Kekurangan Prebiotik?
-
7 Obat Herbal untuk Memperbaiki Sistem Pencernaan yang Ampuh dan Alami
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik