Suara.com - Seorang ibu muda dari Alabama baru-baru ini mengejutkan banyak orang dalam jejaring sosial Facebook. Pasalnya, ia mengunggah foto wajahnya yang dipenuhi luka bakar yang disebabkan oleh tanning buatan yang dilakukannya sejak usia 21 tahun.
Perempuan ini bernama Tawny Willoughby. Ia membagikan pengalaman buruknya yang gemar tanning bed atau sunbed hingga akhirnya didiagnosis mengalami kanker kulit, kepada teman-teman facebooknya.
Di Eropa, penggunaan sunbed memang digandrungi oleh para remaja. Padahal, jika digunakan dua- tiga kali, sunbed bisa memicu timbulnya kanker kulit. Tawny termasuk yang keranjingan. Ia mengaku rutin menggunakan sunbed hingga 5 kali seminggu.
Sesuai namanya, sunbed menjanjikan penggunanya mendapatkan kulit gelap yang eksotis layaknya berjemur di tepi pantai yang terpapar matahari secara langsung.
"Saya punya sendiri sunbed pribadi di rumah dan begitu juga teman-teman saya. Saya tidak sempat berpikir tentang masa depan atau kanker kulit saat itu," kata Tawny.
Tapi kini, Tawny telah menyesal. Enam tahun lalu dokter mendiagnosisnya mengalami karsinoma sel basal lima kali dan karsinoma sel skuamosa sekali.
Tawny pun harus mengunjungi dokter kulit setidaknya sekali setiap 6-12 bulan.
Atas musibah yang dialaminya ini, Tawny pun tak pernah lelah untuk mengingatkan orang-orang terdekatnya, dan semua orang untuk menggunakan tabir surya sebelum beraktivitas di luar ruangan.
"Kenakan tabir surya sebelum terpapar matahari langsung. Kanker kulit tidak selalu berbentuk luka yang parah, tapi bisa saja berupa tahi lalat. Segera konsultasikan hal aneh yang tumbuh pada diri anda," imbuhnya. (Medical Daily)
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius