Suara.com - Kebanyakan lelaki cenderung kurang memperhatikan kondisi kesehatannya, padahal ini sangat penting lantaran terkait dengan kualitas hidup dan tingkat harapan hidupnya.
Beberapa perubahan kondisi tubuh yang dialami lelaki seperti disfungsi ereksi bisa menjadi tanda adanya suatu gangguan serius. Jika diabaikan, bukan tak mungkin hal ini bisa mengancam nyawa.
Untuk itulah, Anda para lelaki sebaiknya tak mengabaikan beberapa gangguan kesehatan ini.
Lantas, gangguan kesehatan apa saja yang perlu diwaspadai lelaki? Simak ulasan berikut seperti dilansir Daily Mail:
1. Disfungsi ereksi, tanda penyakit jantung
Dokter telah memperingatkan bahwa disfungsi ereksi sering menjadi tanda peringatan awal adanya penyakit jantung.
"Tubuh membutuhkan suplai darah yang baik untuk ereksi, dan masalah ereksi sebenarnya merupakan petunjuk adanya gangguan pada kesehatan jantung, "kata Raj Persad, seorang urolog di Bristol Royal Infirmary.
Penyakit jantung terjadi ketika adanya penyumbatan di pembuluh darah. Akibatnya, ini mempengaruhi aliran darah yang menuju ke penis sehingga menyebabkan disfungsi ereksi.
Ahli jantung Graham Jackson mengatakan, seorang lelaki dengan masalah ereksi biasanya akan menderita penyakit jantung dalam waktu tiga sampai lima tahun mendatang. Oleh karena itu, para ahli menyarankan agar lelaki yang mengalami disfungsi ereksi harus segera mengkonsultasikannya ke dokter.
2. Memiliki payudara yang terlihat, tanda ketidakseimbangan hormon
Lelaki memang memiliki kelenjar payudara, namun tak berkembang. Tapi pada sebagian lelaki yang memiliki kelebihan berat badan, hal ini bisa membuat kelenjar payudaranya terlihat membesar.
Namun jika hal ini terjadi pada lelaki yang bertubuh normal maka bisa jadi mengalami ketidakseimbangan hormon atau ginekomastia yang membuat payudaranya tumbuh seperti perempuan. Kondisi ini disebabkan oleh ketidakseimbangan antara hormon testosteron dan estrogen.
Namun para ahli menduga bahwa kelenjar payudara yang tumbuh bisa mengindikasikan testis lelaki tersebut tidak berfungsi dengan baik. Kelenjar pituitari merangsang testis untuk memproduksi, tetapi tidak dapat menghasilkan sehingga akhirnya membuat lebih banyak estrogen.
3. Sering buang air kecil di malam hari, tanda kanker prostat
Jika Anda selalu terbirit-birit untuk buang air kecil ke toilet di malam hari, hal itu bisa menjadi tanda adanya pembesaran prostat atau kanker prostat.
Prostat adalah kelenjar berukuran kenari yang berperan dalam membuat semen, atau cairan yang membawa sperma. Letaknya di bawah kandung kemih, sehingga jika terjadi perubahan ukuran kelenjar hal ini bisa mempengaruhi kebiasaan lelaki saat buang air kecil.
4. Benjolan di Testis, tanda kanker
Benjolan dan pembengkakan di testis adalah gejala yang relatif umum dialami laki-laki. Mayoritas benjolan atau pembengkakan disebabkan oleh jinak (non-kanker) sehingga mungkin tidak memerlukan pengobatan.
Namun, benjolan bisa menjadi tanda kanker testis, yang mempengaruhi hampir 2.000 lelaki setiap tahun di Inggris dan merupakan kanker paling umum diderita lelaki berusia 20 sampai 35 tahun. Oleh karena itu jangan abaikan benjolan yang muncul di area testis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini