Health / Women
Rabu, 09 September 2015 | 11:33 WIB
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Saat haid sebagian perempuan merasakan nyeri yang membuatnya tidak nyaman dalam beraktivitas. Level dari rasa nyeri itu juga beragam, mulai dari ringan, sedang hingga berat.

Terkadang beberapa perempuan memilih mengonsumsi obat pereda nyeri untuk mengatasi ketidaknyamanan saat haid.

Namun, sebenarnya setiap nyeri haid tak perlu diatasi dengan obat pereda nyeri. Jika rasa nyeri tak tertahankan dan terus berulang setiap periode haid, dokter spesialis anesthesi Rumah Sakit Premier Bintaro, Dwi Pantja Wibowo, mengimbau agar perempuan mengonsultasikannya ke dokter.

"Konsumsi obat nyeri haid sekali, dua kali boleh. Tapi kalau terus menerus jangan dianggap sebagai suatu yang terijinkan. Bisa saja ada masalah lain misalnya endometriosis," katanya pada Pfizer Journalist Class di Jakarta, Selasa (8/9/2015).

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa pada dasarnya nyeri saat haid merupakan hal normal yang tak perlu diredakan dengan obat anti nyeri. Oleh karena itu, ketika nyeri yang dirasakan sampai membuat perempuan tak bisa melakukan aktivitas apapun, mungkin ada penyebab lain dari nyeri tersebut.

"Jadi, hati-hati kalau nyeri bisa sakit sampai seharian. Ini harus dicari tahu kenapa dan konsultasikan ke dokter kandungan," imbuhnya.

Load More