Suara.com - Tanya:
Selamat sore Dokter,
Salam kenal. Saya perempuan berusia 20 tahun. Pada 26 Agustus kemarin saya berhubungan badan dengan pasangan saya, namun tidak sampai memasukan penis ke vagina.
Saat berhubungan intim, pasangan saya tidak menggunakan kondom, dan saya masih virgin. Ketika ujung dari penis pasangan saya menyentuh mulut vagina (untuk berhubungan) saya langsung melompat, karena kesakitan dan tidak melanjutkannya kembali.
Setelah saya raba, selaput dara saya masih ada walau terasa perih di bibir bawah vagina. Pertanyaan saya adalah, apakah cairan pelumas (precum) dapat menyebabkan kehamilan?
Saat berhubungan, saya sudah memasuki hari ke 9 atau 10 setelah haid terakhir (sudah flek). Dan pasangan saya sebelumnya belum mengeluarkan sperma, karena baru awal ereksi (menegang). Dari kondisi di atas, apakah saya berkemungkinan besar untuk hamil?
Elenourelle
Jawab:
Halo Elenourelle,
Tidak menutup kemungkinan pada cairan precum terdapat sel sperma, sehingga kemungkinan kehamilan tetap ada. Masih virgin atau perawan tidak menutup kemungkinan terjadinya kehamilan.
Namun dari info yang anda berikan, hari ke-9 haid belum masuk ke masa subur sehingga kemungkinan kehamilan ada, namun kecil.
Semoga bermanfaat ya.
Dijawab oleh dr. Rahajeng A.P (Konselor ASI)
Sumber: www.meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya