Suara.com - Baru-baru ini publik dihebohkan oleh aksi Agus Dermawan alias Agus Pea di Kalideres. Lelaki berusia 39 tahun ini memperkosa, kemudian membunuh bocah kelas dua SD Negeri 05 Kalideres Pagi, Rawa Lele, Kalideres, Jakarta Barat, bernama Putri Nur Fauziah. Sebelumnya, Agus Pea juga mencabuli bocah berusia 15 tahun di daerah yang sama.
Polisi meyakini Agus Pea tergolong manusia yang punya kelainan seksual dengan menyukai anak-anak sebagai pelampiasan nafsu bejat atau paedofil.
Menurut Direktur Medis dan Keperawatan Rumah Sakit Jiwa dr. Soeharto Heerdjan, Jakarta, dokter M. Riza syah, mengatakan paedofil termasuk kategori orang dengan gangguan kejiwaan.
"Paedofil itu masuk dari bagian gangguan jiwa," ujar Riza di acara bertema Seminar Deteksi Dini dan Penanganan Terkini Kekerasan Seksual pada Anak Ditinjau dari Multi Dimensi di Rumah Sakit Jiwa dr. Soeharto Heerdjan, Kamis (22/10/2015).
Lebih jauh, Riza meminta orangtua meningkatkan kewaspadaan dalam melindungi anak- anak dari aksi paedofil.
Orangtua zaman sekarang dituntut untuk mengenali paedofilia.
"Yang penting awareness terhadap masyarakat. Kita harus memperkuat tingkat awareness bahwa apa sih paedofil bagaimana kita mendeteksinya, sehingga menimbulkan awareness tidak hanya masyarakat Komnas HAM, Komnas Anak, KPAI, dan kepolisian," katanya.
Seminar di Rumah Sakit Jiwa dr. Soeharto Heerdjandi dihadiri oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait, Bareskrim Polri, tenaga pendidik dan tenaga kesehatan. Seminar ini bertujuan untuk mengedukasi dan memberi informasi kepada masyarakat terkait paedofilia.
"Kita memberi kontribusi dalam mengenalkan paedofilia," kata Riza.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Sosok Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng yang Meninggal pada Usia 100 Tahun
Terkini
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai