Suara.com - Migrain dapat mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia dan hanya dipicu oleh hal kecil. Mulai dari perubahan cuaca, makanan, aroma kuat dan beberapa hal lainnya.
Serangan migrain bisa berbeda-beda untuk setiap orang. Untuk menyembuhkannya, Anda harus mengetahui apa yang menjadi pemicu migrain tersebut, sehingga penyembuhannya bisa efektif.
Jika bau menjadi penyebabnya, pastikan Anda untuk jauh dari parfum, penyegar ruangan, lilin wangi, deterjen dengan pewangi dan apapun yang bisa memancarkan bau menyengat.
Mungkin aneh kedengarannya, tapi makanan tertentu juga dapat menimbulkan migrain. Biasanya, seperti keju merek tertentu, kacang-kacangan, kismis, makanan mengandung MSG, alpukat, item berkafein dan alkohol. Solusinya, hindarilah makanan-makanan tersebut.
Tidak hanya itu, siklus bulanan juga bisa menjadi penyebab munculnya migrain yang parah. Biasanya terjadi hanya beberapa hari sebelum dimulainya periode atau selama itu.
Beberapa wanita bahkan mendapatkan serangan ketika mereka berovulasi. Obat migrain dapat membantu meringankan ketidaknyamanan tersebut.
Stres adalah salah satu alasan paling umum untuk migrain. Hal ini karena emosi yang tidak stabil, seperti ketidakpastian, kekhawatiran, kecemasan dan sakit hati diketahui dapat menyebabkan migrain.
Tidek terkecuali jadwal tidur yang tidak teratur juga kerap dapat menyebabkan serangan migrain. Oleh karena itu, penting untuk bangun dan tidur dengan waktu yang sama setiap hari dan pastikan Anda tidur selama tujuh sampai delapan jam sehari.
Dengan menemukan penyebab dari migrain yang Anda derita, kemungkinan lebih efekif untuk meredam bahkan menghilangkannya. Sehingga hari-harimu tidak akan dirusak dengan sakit migrain. (The Times of India)
Berita Terkait
-
Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H
-
WNI Terjebak 'Kerja Paksa' di Taiwan: Saat Luka Sembuh Namun Utang Abadi
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit