Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengajak seluruh masyarakat untuk memulai pola hidup sehat sejak dini agar tetap dalam kondisi bugar dan produktif saat memasuki usia lanjut.
"Hidup sehat harus dimulai sejak dini, sejak muda," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI Untung Suseno Sutarjo melalui siaran pers di Jakarta, Senin (30/5/2016).
Contoh pola hidup sehat yang dimaksud antara lain mengonsumsi makanan bergizi dan melakukan olahraga secara rutin.
Dia mengatakan para lanjut usia (lansia) yang sehat juga harus diberdayakan agar dapat tetap sehat dan mandiri selama mungkin.
"Salah satu upaya untuk memberdayakan lansia di masyarakat adalah melalui pembentukan dan pembinaan kelompok lansia yang di beberapa daerah disebut dengan Posyandu Lansia atau Posbindu Lansia," katanya.
Melalui kelompok-kelompok tersebut, lansia dapat melakukan kegiatan yang dapat membuat mereka tetap aktif.
Melalui kelompok dimaksud, lansia dapat berperan sebagai kader di kelompok lansia, melakukan senam lansia, dan memasak bersama.
Selain itu, lansia juga dapat membuat kerajinan tangan yang selain berperan sebagai penyaluran hobi juga dapat meningkatkan pendapatan keluarga.
"Para lansia kita harapkan menjadi lansia yang sehat, aktif, dan produktif," katanya.
Hal tersebut, tegas dia, bisa dicapai dengan cara mengatur pola hidup, menjaga kesehatan, dan mempersiapkan diri jauh sebelum menjadi Lansia "Menjaga kesehatan sejak dini merupakan investasi yang berharga sehingga pada saatnya nanti setiap individu mampu menjadi lansia yang sehat, aktif, mandiri, dan produktif," katanya.
Lansia, tambah dia, merupakan sebuah siklus hidup manusia yang hampir pasti dialami setiap orang. (Antara)
Berita Terkait
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Penolakan Industri Terkait Kebijakan Label Nutri Level AD
-
Wamenkes Akui Dapat Laporan Dugaan Malpraktik Angkat Rahim di RS Muhammadiyah Medan
-
Arti Warna 4 Level Nutrisi Minuman Tinggi Gula, Garam, dan Lemak: Ini Cara Bacanya!
-
Perkumpulan Pengelola Klinik Kecantikan Berkumpul Bahas Permenkes, Dorong Standar Layanan Estetika
-
Sinergi Astra Financial Dukung Peningkatan Akses Kesehatan Belasan Ribu Orang
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?