Cara mencegah penularan toksoplasma
Kemungkinan tertular toksoplasma selama kehamilan termasuk rendah. Dan jika Anda memelihara kucing, kemungkinannya bahkan lebih tinggi bahwa Anda sudah tertular penyakit itu, dan ini akan membangun kekebalan tubuh terhadap parasit tersebut.
Calon jabang bayi Anda kemungkinan tidak akan berisiko apapun. Tapi jika Anda tidak pernah terkena tokso atau jika Anda tidak yakin, sangat penting untuk melindungi diri Anda dari sekarang.
Jika parasit melintas plasenta dalam trimester pertama kehamilan (terutama di bulan kedua), tokso sangat bisa merusak janin. Masalah dapat berkisar dari kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah, cacat sistem saraf pusat serius, dan bahkan lahir mati.
Jangan biarkan informasi ini menghantui Anda. Lakukan beberapa langkah ini sebagai cara untuk melindungi Anda berdua. Jadilah calon ibu yang bijak dan ikuti langkah berikut:
1. Jika kucing Anda tidak terinfeksi
Tidak mengapa untuk tetap membiarkannya seliweran di rumah: Jangan biarkan mereka makan daging mentah dan jaga mereka tetap dalam rumah sesering mungkin (di mana mereka tidak bisa makan tikus atau burung yang mungkin terinfeksi dantidak bersosialisasi dengan kucing liar yang mungkin terinfeksi).
2. Jauh-jauh dari kotak pup kucing Anda!
Kandang dan kotak pup harus dibersihkan setiap hari, tapi minta orang lain untuk melakukannya.
3. Hindari kucing liar
Ya, anda juga harus menjauhi kucing liar dan jangan memegang kucing yang tidak familiar dengan Anda.
4. Jangan berkebun di tanah yang terkontaminasi kotoran kucing
Tak hanya menghindari berkebun di tanah yang mungkin terkontaminasi kotoran kucing, Anda juga harus selalu memakai sarung tangan khusus saat berkebun, sekalipun itu adalah tanah dalam pot.
5. Cuci buah dan sayuran
Sebelum dikonsumsi, cucilah sayur dan buah secara menyeluruh (tanah tempat sayur dan buah jatuh saat panen mungkin terkontaminasi).
6. Jangan makan daging mentah
Tak hanya menghindari daging mentah, daging kurang matang pun sebaiknya jangan disantap. Agar terhindar dari toksoplasma, Anda harus memasak daging secara menyeluruh. Daging mentah, kurang matang, atau yang diawetkan adalah faktor risiko utama untuk infeksi toksoplasma.
7. Praktikkan kebersihan pribadi yang baik
Biasakan untuk selalu cuci tangan setelah memegang feses binatang atau manusia, sebelum dan sesudah menyiapkan makanan, dan sebelum dan sesudah berkebun
Tindakan pencegahan ini sudah cukup ampuh untuk mencegah Anda tertular toksoplasma, bahkan jika Anda memiliki kucing yang terinfeksi. Namun, jika masih khawatir Anda mungkin telah terkena toksoplasmosis, konsultasi dengan dokter untuk menjalani tes darah guna mengetahui apakah Anda kebal terhadap penyakit ini.
Selain itu bawa pula kucing Anda ke dokter hewan untuk menjalani tes apakah telah terinfeksi toksoplasmosis.
Jika kucing Anda terbukti positif membawa parasit toksoplasmosis, Anda dapat memutuskan untuk menempatkannya dalam penitipan hewan.
Anda juga bisa menitipkan kucing untuk hidup sementara dengan orang lain selama enam minggu hingga tidak lagi menular.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh