Suara.com - Susu merupakan minuman yang memiliki kandungan gizi pelengkap. Setelah mengonsumsi makanan utama yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral maka mengonsumsi susu dapat menyempurnakan asupan gizi di dalam tubuh.
Kendati begitu, Anda harus membatasi konsumsi susu agar tak berisiko. Ya, mengkonsumsi susu secara berlebihan ternyata dapat mengakibatkan sejumlah efek samping.
Dilansir dari laman Boldsky, berikut efek sampingnya:
1. Gangguan pencernaan
Beberapa orang mengalami intoleransi laktosa yang menyebabkan mereka alergi dengan gula pada susu. Beberapa masalah seperti diare, sakit perut dan mual merupakan akibat jika Anda memaksakan diri mengonsumsi susu meski terdeteksi mengalami intoleransi laktosa.
2. Meningkatkan berat badan
Segelas susu mengandung 149 kalori. Jika Anda mengonsumsinya lebih dari tiga gelas sehari maka kalori dalam tubuh akan meningkat dan menyebabkan kenaikan berat badan jika tidak ditunjang dengan aktivitas fisik.
3. Memicu risiko penyakit jantung dan kanker
Studi menemukan bahwa perempuan yang mengonsumsi susu secara berlebihan memiliki risiko yang lebih tinggi mengalami penyakit jantung dan kanker. Menurut peneliti, kaitan kedua hal ini dipengaruhi oleh kandungan gula di dalam susu yang meningkatkan risiko inflamasi.
4. Meningkatkan risiko patah tulang
Susu memiliki kandungan kalsium yang tinggi. Tapi berlebihan dalam mengonsumsi susu juga dapat meningkatkan risiko patah tulang. Pasalnya terlalu banyak susu justru dapat menurunkan efek perlindungan pada tulang sehingga risiko patah lebih rentan terjadi.
5. Bisa picu anemia
Mengonsumsi susu dapat mempengaruhi penyerapan zat besi dan mengurangi efektivitas nutrisi di dalam tubuh. Kekurangan zat besi akibat berlebihan mengonsumsi susu pada gilirannya dapat membuat seseorang mengalami anemia. Jadi batasi konsumsi susu Anda tak melebihi tiga gelas sehari.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang