Suara.com - Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengatakan pada 1 Januari 2019 mendatang ditargetkan seluruh masyarakat Indonesia terlindungi jaminan kesehatan nasional (JKN).
"Karena itu kita terus melakukan perubahan demi perubahan sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada peserta," kata Dirut pada penandatanganan kerja sama integrasi jaminan kesehatan daerah ke JKN-Kartu Indonesia Sehat di Manado, Jumat.
Saat ini, kata dia, jumlah kepesertaan telah mencapai 172 juta orang dan diharapkan dengan terobosan-terobosan yang ada meningkat lagi dari dari tahun ke tahun.
"Tidak pernah terbayangkan memiliki sistem JKN sebesar ini dan telah menjadi perhatian dunia. Memang sistem banyak kekurangan namun secara bertahap kita benahi," ujarnya.
Secara kuantitas, kata dia, sistem JKN Indonesia hampir tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan negara lainnya seperti Jerman dan Inggris yang memberlakukan jaminan kesehatan serupa jauh sebelumnya.
Menurut dia, proses panjang melakukan inovasi-inovasi menuju pelayanan optimal karena didukung dengan peraturan perundang-undangan.
Payung hukum JKN di antaranya UUD 1945, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional ( SJSN ) yang salah satu programnya adalah Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN ) hingga Undang-Undang No 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) serta peraturan pendukung lainnya.
"Saat ini JKN terintegrasi telah dilakukan di 388 kabupaten dan kota serta 32 provinsi. Mudah-mudahan kabupaten dan kota ataupun provinsi lainnya segera mengintegrasikan program ini," ujarnya.
Dirut Fachmi mengharapkan, Sulut dapat menjadi pelopor JKN di Indonesia setelah 15 kabupaten dan kotanya menandatangani perjanjian kerja sama integrasi program jamkesda ke JKN-KIS.
Jumlah kepesertaan telah mencapai 72 persen dari jumlah penduduk 2,3 juta jiwa lebih.
"Mudah-mudahan kepesertaannya bisa mencapai 100 persen. Mari secara bersama-sama kita perkuat sinergitas dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik di bidang kesehatan," harapnya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin