Suara.com - Melalui hasil survei yang dilakukan Lifebuoy baru-baru ini, tujuh dari sepuluh ibu Indonesia percaya bahwa kuman kian beragam dan membuat pertahanan tubuh semakin lemah. Akibatnya, anak akan lebih mudah sakit dibandingkan mereka kecil dulu.
Sehubungan dengan itu, Lifebuoy sebagai sabun kepercayaan keluarga Indonesia pun memperkenalkan inovasi terbarunya, yaitu Lifebuoy ActivSilver Formula.
"Kini 64% manusia lebih tidak tahan penyakit dibanding manusia zaman dahulu. Fenomena evolusi kuman yang semakin kuat meningkatkan kekhawatiran ibu akan kesehatan keluarga," papar Senior Manager Lifebuoy PT Unilever Indonesia Tbk, Evan Rickyanto, Kamis (30/3/2017), di Jakarta.
DR Dr Ariani Dewi Widodo SpA(K) yang hadir dalam acara tersebut juga menyatakan bahwa kuman memang telah berevolusi dan menjadi semakin agresif.
"Awalnya kuman sensitif dengan semua jenis antibiotik. Dengan penggunaan yang tidak sesuai (antibiotik tidak habis), kuman menjadi kebal. Kuman kemudian belajar. Jika sudah begitu, kuman semakin mudah menyebar," terang Ariani.
Ariani bahkan menceritakan bagaimana ia sering menjumpai anak yang sakit parah namun sulit untuk diobati.
"Sering kali kita temukan anak yang sakit berat. Dia resisten dengan semua jenis antibiotik. Kalau sudah begitu, bukan hanya membahayakan bagi dirinya sendiri, tetapi juga orang lain di sekitar," tambah Ariani.
Karena alasan tersebut, Lifebuoy pun mencoba mengajak masyarakat untuk melakukan pencegahan sedari dini dengan melakukan kampanye gerakan rajin cuci tangan.
"Ada korelasi yang sangat nyata antara cuci tangan menggunakan sabun dengan menurunkan tingkat penyebaran penyakit termasuk diare, dan tindakan cuci tangan dengan sabun inilah yang menjadi tindakan pencegahan penyakit menular," tambah Evan.
Produk Lifebuoy ActivSilver sendiri disebut diformulasikan untuk menangkal kuman yang telah berevolusi. Silver telah lama dikenal sebagai antibakteri yang efektif, serta banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
"Ilmuwan Lifebuoy berhasil menggunakan teknologi ini untuk menghadirkan ActivSilver Formula yang dapat membantu meningkatkan efektivitas dalam melindungi tubuh dari kuman penyebab masalah kesehatan," papar Evan lagi.
Turut hadir dalam acara tersebut pasangan selebritis Titi Kamal dan Christian Sugiono. Lelaki yang akrab disapa Tian itu mengaku bangga dengan istrinya yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan keluarga.
"Saya bangga Titi concern masalah kesehatan keluarga. Bukan hanya cerewet ke Juna, tapi juga ke saya. Saya melakukan apa yang ibu rumah tangga (Titi) suruh, seperti cuci tangan dan bersih-bersih," kata Christian.
Sementara itu, selain cuci tangan, Ariani juga mengimbau agar anak selalu beraktivitas fisik, tidur cukup, serta makan makanan sehat.
"Anak harus cukup beraktivitas fisik. Dengan adanya alat elektronik (belakangan), aktivitas fisik (anak) menjadi berkurang," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem