Suara.com - Sebagian orang melakukan kegiatan lain saat buang air besar (BAB) seperti membaca koran atau berimajinasi. Tapi pernahkah Anda mencoba memperhatikan bentuk tinja saat BAB?
Jika belum, cobalah melakukannya saat BAB. Pasalnya, menurut dokter penyakit dalam Anish Sheth, kondisi tinja saat BAB dapat memberikan petunjuk mengenai status kesehatan seseorang.
"Buang air besar dapat memberikan petunjuk mengenai kondisi kesehatan Anda. Semakin normal bentuknya maka semakin sehatlah Anda," ujar dia seperti dilansir laman Prevention.
Berikut beberapa bentuk tinja yang dapat menunjukkan kondisi kesehatan Anda dilansir laman Prevention.
1. Bulatan kecil yang terpisah
Jika tinja Anda berbentuk bulatan kecil yang terpisah disertai dengan rasa sakit saat mengeluarkannya maka itu menandakan bahwa Anda mengalami konstipasi atau sembelit. Konsumsi lebih banyak air, serat dan lakukan aktivitas fisik secara rutin untuk meredakannya.
2. Memanjang dan sedikit keras
Jika bentuk tinja Anda memanjang namun butuh usaha mengedan untuk mengeluarkannya, maka Anda juga tergolong mengalami sembelit. Ini menunjukkan bahwa kotoran telah lama tersimpan dalam usus sehingga menjadi kering dan sulit untuk dikeluarkan.
3. Berbentuk sosis dan mudah dikeluarkan
Sedangkan tinja yang memanjang seperti sosis dan mudah untuk dikeluarkan tanpa perlu mengedan menunjukkan bahwa sistem pencernaan Anda sehat. Tetap konsumsi air putih secara rutin dan biasakan untuk BAB setiap hari.
Robyn Karlstadt, MD, seorang ahli pencernaan di Rumah Sakit Philadelphia, mengimbau minum enam sampai delapan gelas air setiap hari untuk menjaga kesehatan saluran cerna dan melancarkan buang air besar.
4. Tak berbentuk tapi memiliki garis tepi
Jika tinja Anda tak berbentuk namun memiliki garis tepi maka hal ini menunjukkan bahwa usus Anda mengalami peradangan. Segera konsultasikan ke dokter untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dalam usus Anda.
Baca Juga: Masih Meringkuk di Penjara, Apa Kabar Andika The Titans?
5. Berair
Jika tinja Anda berair maka hal ini menunjukkan bahwa usus Anda mengalami iritasi yang bisa disebabkan oleh virus, bakteri atau intoleransi laktosa. Jika diare berlangsung lebih dari dua hari segera hubungi dokter untuk mencegah dehidrasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?