Suara.com - Gangguan tremor yang ditandai dengan gemetar berulang yang tak disadari di satu bagian tubuh, kerap mengganggu seseorang dalam beraktivitas. Kondisi ini bisa merujuk pada penyakit parkinson.
Namun menurut dokter spesialis saraf Siloam Hospital Kebon Jeruk, Frandy Susatia, tremor juga dapat dipengaruhi faktor lain seperti kelelahan, konsumsi kopi berlebihan hingga pengaruh obat-obatan tertentu.
"Kalau parkinson, tremor terjadi saat kondisi istirahat. Tapi kalau saat beraktivitas dan tiba-tiba tremor bisa mengarah pada essential tremor," ujar dia pada temu media di Siloam Hospital Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (13/4/2017).
Tremor esensial sendiri, tambah dr Frandy, biasa muncul pada usia 35 tahun ke atas pada lelaki maupun perempuan. Kondisi ini tak menyebabkan kematian namun bisa memburuk seiring dengan bertambahnya usia.
Ada berbagai terapi meringankan gejala tremor, termasuk suntik botox, pemberian obat-obatan dan operasi. Suntik botox menurut dokter Frandy, memiliki khasiat tak hanya untuk kecantikan tetapi juga memperbaiki gangguan saraf. Namun, efeknya hanya berlangsung 4-6 bulan.
Ia pun lebih merekomendasikan operasi Deep Brain Stimulation atau DBS. Meski tak berfungsi untuk menyembuhkan, teknik operasi ini dapat menekan gejala tremor seumur hidup.
Ditambahkan Dr. dr. Made Agus Mahendra Inggas, SpBS, operasi DBS dilakukan dengan menanamkan elektroda di tengah otak sebagai pusat tremor. Elektroda kemudian terhubung dengan perangkat stimulasi yang ditempatkan di bagian otak dalam. Elektroda ini dihubungkan dengan kabel ke baterai yang diletakkan di dalam dada sebagai sumber listrik.
Keunggulan teknik ini, pasien tak perlu lagi mengonsumsi obat dan kondisi tremor bisa berkurang 80-90 persen. DBS juga diklaim tak menyebabkan kerusakan otak atau efek samping yang berarti.
"Efek sampingnya sangat kecil, bahkan survei di dunia menyebut bahwa risiko pendarahan hanya 3.9 persen. Tapi keunggulannya tidak perlu minum obat dan pasien langsung bisa beraktivitas maksimal," pungkas dia.
Baca Juga: Tangan Sering Gemetar Tanpa Sebab, Waspadai Kondisi Ini!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah