Suara.com - Setiap perempuan setelah melahirkan pasti selalu ingin memberikan nutrisi yang tepat untuk bayi mereka. Untuk memenuhinya, kaum perempuan terus berjuang agar ASI mereka tercukupi.
Mengenai ASI, banyak pertanyaan muncul mengenai apakah ukuran payudara bisa memengaruhi produksi ASI, terutama setelah melahirkan?
Mereka yang memiliki payudara kecil, umumnya merasa khawatir tentang jumlah ASI mereka. Benarkah payudara yang kecil, akan menghasilkan ASI yang sedikit? Ahli kesehatan menekankan hal ini hanyalah mitos.
Berikut penjelasan, dan beberapa fakta yang dapat menghilangkan semua ketakutan Anda seputar ukuran payudara dan ASI, yang dilansir Boldsky.
Fakta 1
Kata para ahli, sejauh menyangkut ASI, ukuran tidaklah menjadi masalah. Jika Anda khawatir payudara yang kecil sedikit menghasilkan ASI, berarti Anda selama ini telah disesatkan.
Fakta 2
Ukuran payudara tergantung pada ukuran jaringan lemak di daerah itu. Jadi, ukurannya sama sekali tidak terkait dengan jumlah ASI yang Anda hasilkan.
Fakta 3
Banyak perubahan hormonal yang terjadi setelah kehamilan dan persalinan, mengakibatkan rangsangan kelenjar ASI dan inilah yang membuat payudara mulai produksi ASI.
Fakta 4
Setelah produksi ASI dimulai, ukuran payudara sedikit meningkat. Namun, produksi ASi tetap tidak tergantung pada ukuran payudara.
Fakta 5
Faktor lain yang memengaruhi produksi ASI adalah menyusui. Jika bayi mengonsumsi lebih banyak ASI, maka produksinya akan semakin meningkat.
Fakta 6
Jika ukuran payudara tidak meningkat baik selama kehamilan atau persalinan, bisa jadi karena kondisi yang dikenal dengan Insufficient Glandular Tissue (IFT) atau jaringan kelenjar yang tidak mencukupi.
Baca Juga: Pendapat Habibie Tentang Air Susu Ibu
Perempuan yang menderita kondisi ini mungkin tidak bisa menghasilkan cukup ASI. Dokter bisa mendiagnosis kondisi tersebut.
Fakta 7
Faktor lain yang bisa mengakibatkan rendahnya produksi ASI adalah penggunaan pil KB yang berlebihan, operasi payudara, dan kebiasaan seperti merokok.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga