Suara.com - Tetap sehat, aktif dan produktif walaupun sudah memasuki usia lanjut adalah hal yang tentu diinginkan oleh setiap manusia.
Meski tak sedikit lansia yang harus menghabiskan masa tuanya untuk berjuang dengan melawan berbagai penyakit, banyak pula dari mereka yang menua dengan sukses.
Ketua Umum Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (PERGEMI), Siti Setiati mengungkap definisi menua yang sukses, yang berdasarkan dengan tiga komponen.
"Yang pertama adalah bebas dari penyakit atau kecacatan, selanjutnya adalah kemampuan fisik dan berpikir yang masih prima. Tidak sering lupa sampai bertanya berulang-ulang, makan berulang-ulang atau mulai meracau, biasanya karena demensia," jelas dia saat ditemui di kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Senin (29/05/2017).
Untuk tetap sehat saat lanjut usia, dibutuhkan gaya hidup sehat yang baik dijalankan sejak muda. Ini agar para lansia dapat menjalankan kehidupan yang sehat, produktif, dan sukses saat lansia.
Menua dengan sukses juga bisa ditandai dengan partisipasi sosial dan produktivitas yang tinggi. Produktif di sini, lanjut dia, bukan berarti masih bisa menghasilkan uang, melainkan melakukan berbagai hal yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.
Semua ini, kata dia, juga bergantung pada berbagai hal yang mencakup individu, keluarga, dan negara. Jika dukungan dari berbagai pihak sudah maksimal, lanjut dia, tentu akan ada kesempatan bagi mereka mendapatkan manfaat kesehatan, partisipasi dan keamanan.
"Misalnya dengan membuat komunitas lansia agar mereka bisa terus sosialisasi. Di negara-negara maju, seperti Korea atau Singapura, lansia masih bekerja di bandara, mereka diajarkan memakai komputer yang disebut digital aging," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi