Suara.com - 14 orang anggota keluarga di California jatuh sakit setelah mengonsumsi jamur beracun dengan nama lain 'death cap'. Kejadian ini bermula ketika salah seorang anggota keluarga mengumpulkan jamur yang tumbuh liar untuk dimasak.
Sembilan jam usai mengonsumsi masakan dengan campuran jamur tersebut, seluruh keluarga itu mengalami gejala keracunan seperti mual, muntah dan diare, hingga harus dirawat di rumah sakit. Tiga di antaranya bahkan memerlukan transplantasi hati, termasuk bayi berusia 18 bulan.
Setelah diselidiki, pertumbuhan jamur beracun liar di Califonia Utara memang tumbuh pesat pada bulan tersebut. Salah satunya, karena meningkatnya curah hujan di wilayah tersebut.
Di beberapa negara, jamur beracun yang tumbuh liar tersebut bertanggung jawab atas sebagian besar kematian terkait konsumsi jamur. Kandungan racun bernama amanitin bahkan memiliki efek hingga merusak sel hati.
Untuk menetralisir racun, semua pasien yang keracunan jamur diberi cairan intravena, dan obat yang disebut silibinin untuk memperlambat kerusakan sel hati.
Pemerintah setempat pun mewanti-wanti warganya agar tidak sembarangan mengonsumsi jamur. Pasalnya, tak mudah untuk memastikan apakah jamur yang tumbuh di pekarangan aman untuk dikonsumsi. (Medical Daily)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal