Suara.com - Anak-anak, dalam hal ini murid, sering dipandang sebagai objek yang membebani dunia pendidikan. Anak-anak hanya menjadi murid yang duduk, menerima materi, dan mematuhi aturan yang diberikan.
Padahal, lebih dari itu. Salah satu kunci dari terwujudnya konsep belajar yang baik adalah kemauan pendidik untuk menumbuhkan dan melawan salah kaprah tersebut dan menempatkan dirinya sebagai murid juga.
Maka dari itu, program tahunan dari Cikal, yaitu Temu Pendidik Nusantara, mengambil tema bertajuk ‘Belajar dari Anak: Menumbuhkan Kemerdekaan dalam Pendidikan’ yang dilangsungkan di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu, (15/10/2017).
Pendiri Kampus Guru Cikal, Najelaa Shihab mengatakan jika tema tersebut dipilih karena melihat potensi belajar yang tinggi justru ada pada anak-anak itu sendiri.
"Lewat Temu Pendidik Nusantara, kami ingin memberikan kesempatan bagi para guru untuk saling berbagi praktik yang cerdas dan hasil riset tentang pengajaran dan pendidikan. Selain itu, kami juga ingin membantu pengembangan potensi guru dengan menyelenggarakan berbagai kelas dengan beragam topik. Tahun ini, para guru diajak bertualang belajar di Kelas Penggerak, Kelas Kemerdekaan, Kelas Kompetensi, Kelas Kolaborasi, dan Kelas Karier,” ujar Najelaa disela-sela acara Temu Pendidik Nusantara.
Tahun ini, lebih dari 1.000 guru hadir secara mandiri dari seratus daerah di Indonesia seperti Sanggau, Lubuklinggau, Makassar, Dompu, Bulukumba, Pekanbaru, Ambon, Pekalongan, Lombok, hingga Banyuwangi.
Bukan hanya itu, Temu Pendidik Nusantara tahun ini juga diwarnai dengan acara peluncuran buku yang berjudul ‘Merdeka Belajar di Ruang Kelas’, yang diharapkan dapat melengkapi referensi tentang pengembangan guru di Indonesia.
"Harapan kami, semoga ke depannya Temu Pendidik Nusantara dapat terus dilaksanakan agar menjadi inspirasi dan penebar semangat bagi para tenaga pendidik untuk terus belajar. Tentunya, dukungan dari berbagai elemen sangat dibutuhkan sehingga tercipta sinergi yang positif untuk dunia pendidikan di Indonesia,” jelas Ketua Temu Pendidik Nusantara, Bukik Setiawan dalam acara yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal