Suara.com - Stroke atau aneurisma merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Biasanya, untuk mengatasi hal ini diperlukan penatalaksanaan bedah saraf dengan teknologi mutakhir untuk memperbaiki pembuluh darah yang pecah maupun tersumbat di otak.
Masyarakat Bangka Belitung kini tak perlu ke luar negeri untuk mengatasi stroke. Pasalnya, Rumah Sakit Siloam Bangka Belitung fokus memberikan pelayanan kesehatan otak, jantung dan pasien yang mengalami kecelakaan.
Prof. Eka J. Wahjoepramono, M.D, Ph.D selaku Ketua Tim Bedah Syaraf (TBS) Siloam Hospitals Group mengatakan, di Bangka angka penderita jauh lebih rendah dibandingkan daerah lain, salah satunya karena kesadaran masyarakat yang rendah akan penyakit ini. Banyak masyarakat yang percaya stroke adalah nasib, sehingga membiarkan kondisi ini tanpa penatalaksanaan.
“Dulu, pasien langsung keluar negeri dan hal itulah yang tidak boleh dibiarkan. Siloam memiliki metode diagnosa yang sangat tinggi dan akurat tentu mampu menangani bedah otak. Prinsipkan seluruh kelainan otak harus dibereskan di negeri sendiri, khusus Aneurisma lebih 1000 pasien dioperasi di Indonesia,” kata Eka J. Wahjoepramono saat mengisi seminar bertema "Neurosurgery in Indonesia" seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (21/11/2017).
Dalam kesempatan tersebut dr.Wiradharma Arief, SpBS, ahli bedah saraf dari Siloam Bangka Belitung mengatakan, sejak beroperasi pada Juli 2017 silam, RS Siloam Bangka telah memiliki technologi canggih CT Scan 128 slices yang dapat membantu persoalan diagnosa bedah saraf.
"Ya, kami memang fokus dalam penanganan pasien yang mengalami kecelakaan. Pelayanan turut meliputi layanan bedah saraf yaitu organ otak dan jantung. Bila diperlukan penanganan operasi, RS Siloam Bangka juga melengkapi technology nya dengan C-Arm, suatu alat yang digunakan untuk membantu dokter dalam melakukan operasi lebih akurat", imbuh Arief.
Tim Bedah Syaraf (TBS) Siloam Hospitals Group yang dipimpin oleh Prof.Eka J. Wahjoepramono, M.D, Ph.D sendiri memang telah banyak mengadakan seminar di Indonesia dan bahkan mancanegara. Menurut Arif, pengadaan seminar guna mengupdate informasi kesehatan seputar metode bedah saraf terkini yang terbuka bagi semua dokter yang bertugas di Bangka Belitung.
"Salah satu layanan terus kami tingkatkan melalui publikasi artikel kesehatan dan pengadaan seminar, khusus bagi para dokter di Bangka Belitung, agar para dokter di Siloam Bangka Belitung update seputar informasi dan teknik layanan terkini," pungkas dia.
Baca Juga: Aku Stroke dan 16 Tahun Sudah Aku 'Dibuang' Anak Kandungku
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi