Suara.com - Ngompol mungkin identik dengan kondisi yang dialami anak-anak. Namun tak sedikit kasus mengompol juga dialami orang dewasa hingga lansia.
Disampaikan dr. Firtantyo Adi Syahputra, SpU dari Klikdokter.com, kondisi ngompol yang dialami orang dewasa biasanya merujuk pada gangguan inkontinensia urin. Dibanding lelaki, kondisi ngompol ini empat kali lipat lebih sering dialami kaum hawa.
"Jadi kalau malam-malam sering terbangun karena sesak buang air kecil, atau sebelum ke toilet sudah tidak bisa menahan urin dan ngompol biasanya tanda-tanda seseorang mengalami inkontinensia urin," kata dokter yang akrab disapa Tio ini pada "Pemecahan Rekor MURI Confidence 10 Ribu Testimoni" di Jakarta, Rabu (20/12/2017).
Tio menambahkan, pada kaum hawa, kondisi inkontinensia urin ini biasanya disebabkan karena gangguan hormon, kegemukan, banyak anak dan sering hamil. Sedangkan pada lelaki hal ini disebabkan oleh pembesaran prostat, merokok hingga trauma.
"Kenapa perempuan lebih banyak, mungkin karena perempuan ada fase menopause. Jadi saat usia 50 tahun ke atas terjadi penurunan hormon estrogen sehingga melemahkan otot dasar panggul," ujarnya.
Akibatnya, lanjut Tio , kondisi ini membuat 67 persen penderitanya menghindari perjalanan jauh, dua per tiga perempuan merasa gugup dan cemas, 60 persen kesulitan tidur nyenyak dan sepertiga lainnya merasa terganggu hubungannya dengan pasangan karena inkontinensia urin.
Beberapa cara untuk mengatasi keluhan ini adalah dengan mengurangi berat badan bagi mereka yang obesitas, menghindari minuman yang bersifat diuretik seperti teh, soda dan kopi hingga menggunakan popok dewasa.
"Minimal kita kurangi faktor pemberatnya. Tapi jika modifikasi gaya hidup tidak ada respon maka mereka akan dilatih untuk terapi dasar otot panggul biar bisa menahan lebih lama. Seandainya tidak behasil bisa diberi obat-obatan," katanya.
Baca Juga: Dikabarkan Ditangkap BNN, Mitha Siap Tempuh Jalur Hukum
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal