Suara.com - Pro kontra mengenai pemberian vaksin di Indonesia tak ada habisnya, selain masalah halal - haram vaksin, golongan atau orangtua antivaksin juga menyinggung konspirasi negara Barat untuk menghancurkan umat Islam.
Padahal menurut dr Arifianto, SpA, mewakili Satgas KLB Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), imunisasi adalah hak yang harus diberikan orangtua untuk melindungi anak dari risiko infeksi virus atau bakteri. Ia mengatakan, beberapa infeksi virus bisa bersifat mematikan, tapi bisa dicegah dengan pemberian vaksin.
"Prinsipnya vaksin itu merangsang kekebalan tubuh. Kita semua sudah punya kekebalan alami, vaksin dibutuhkan untuk merangsang kekebalan tubuh itu. Ketika disuntikkan kita membentuk respon primer nah saat ada kuman, otomatis tubuh sudah mengenali dan vaksin bekerja untuk melawannya," ujarnya pada Media Workshop yang dihelat Biofarma di Cirebon, Rabu (7/2/2018).
Arifianto menambahkan, orangtua yang antivaksin bisa dipidanakan, karena melanggar hak-hak anak. Sayangnya hingga kini belum ada orangtua antivaksin yang dilaporkan ke KPAI sehingga belum ada yang diusut secara hukum.
"Mereka juga suka bikin hoax itu bisa dipidana pelanggaran UU ITE juga. Tapi masalahnya sampai sekarang belum ada yang mengadukan secara hukum," tambah dia.
Dalam kesempatan lain, Direktur Surveillance dan Karantina Kesehatan Kemenkes, Elizabeth Jane Soepardi mengatakan, orangtua yang melanggar UU tentang perlindungan anak karena menolak mengimunisasi anaknya, maka bisa dicabut hak asuhnya.
Anak akan dititipkan ke saudara, tetangga, atau bila perlu di panti asuhan yang dikelola oleh pemerintah.
"Keluarga atau masyarakat (tetangga) tanggung jawab. Atau pemda tempatkan anak di panti. Jadi hukum melarang ada anak berkeliaran di jalan tanpa pengawasan orang dewasa," jelas Jane.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis