Suara.com - Percaya atau tidak, dalam beberapa tahun terakhir, jumlah anak perempuan dan remaja perempuan yang memilih menjalani bedah plastik labiaplasty atau bibir vagina dengan tujuan mempercantik vagina, telah meningkat secara drastis.
Di Inggris, seperti dilansir dari The Independent, jumlah prosedur bedah plastik labiaplasty meningkat 45 persen dari tahun 2015 sampai 2016, dengan pasien termuda berusia 9 tahun.
Melihat kecenderungan ini, British Society for Gynecology Pediatric and Adolescent (BritSPAG) kemudian meluncurkan panduan kesehatan mengenai "Apa itu Vulva?" yang bertujuan untuk mendidik anak perempuan dan perempuan muda tentang berbagai anatomi perempuan dan risiko yang mungkin terjadi saat melakukan bedah plastik labiaplasty.
"Kami melihat banyak pasien di klinik ginekologi adalah anak-anak dan remaja yang memiliki pemahaman yang buruk tentang fungsi dari anatomi vulva dan juga variasi bentuk kelamin yang normal," kata Louise Williams, spesialis perawat klinis dari University College Hospital dan pemimpin proyek ini.
"Panduan kesehatan ini akan membantu para perempuan muda untuk memahami alat kelamin mereka dan bagaimana perkembangannya selama masa pubertas, terutama jika mereka khawatir tentang bagaimana penampilannya.
"Kami berharap panduan ini akan meyakinkan para perempuan muda bahwa mulut vagina sesungguhnya memiliki berbagai bentuk dan ukuran, dan jika mereka membutuhkan saran dan dukungan, mereka tahu ke mana harus pergi."
Panduan kesehatan ini mencakup gambar ilustrasi berbagai bentuk vulva, yang menyoroti fakta bahwa tidak ada bentuk vulva yang benar-benar terlihat sempurna.
Dalam panduan kesehatan ini juga diberikan penjelasan rinci tentang istilah anatomis, termasuk apa itu vulva, klitoris, dan labia.
Baca Juga: Delapan Pengacara Roro Fitria Mundur, Ada Apa?
Dr. Naomi Crouch, ketua BritSPAG, mengatakan bahwa selama bekerja untuk NHS, dia tidak pernah menemukan seorang perempuan muda yang menjalani bedah plastik labiaplasty namun benar-benar membutuhkannya.
"Sama sekali tidak ada bukti ilmiah untuk mendukung bedah plastik labiaplasty mengingat risiko bahaya yang mengintainya, terutama bagi remaja perempuan yang masih dalam tahap perkembangan, baik secara fisik maupun psikis," katanya.
"Kami berharap panduan kesehatan ini akan memberikan informasi untuk anak perempuan dan remaja perempuan bahwa bentuk vulva mereka unik, dan akan berubah sepanjang hidup mereka, dan ini benar-benar normal."
Panduan kesehatan ini diluncurkan pada updatetTahunan di Paediatric and Adolescent Gynaecology, sebuah acara bersama yang dilakukan oleh Royal College of Obstetricians and Gynecologists (RCOG) dan BritSPAG.
Menurut NHS, bedah plastik labiaplasty di Inggris dapat memakan biaya antara £ 1.000 atau Rp19 juta sampai £ 3.000 atau Rp57 juta, tidak termasuk biaya tambahan untuk konsultasi dan perawatan lanjutan.
Risiko potensial yang mungkin terjadi meliputi perdarahan, infeksi, jaringan parut, dan berkurangnya sensitivitas di daerah genital.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
Terkini
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi
-
Edukasi dan Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi dan Mulut Lintas Generasi
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health