Suara.com - Peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April dirayakan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dengan cara berbeda, yaitu dengan menggelar periksa kesehatan gratis dalam ajang Women's Health Expo 2018 yang ke-9 sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat, terutama kaum perempuan.
Ketua YAPMEDI (Yayasan Pengembangan Medik Indonesia), Prof. dr. Jose RL Batubara, PhD, SpA (K), mengatakan perempuan menjadi target utama dari pelaksanaan pameran kesehatan ini karena peranannya yang besar. Itu sebabnya talkshow yang akan diselenggarakan pun mengusung materi seputar gangguan kesehatan yang dialami perempuan, seperti pencegahan kanker payudara, serviks, hingga bagaimana menjaga pola hidup agar senantiasa sehat.
"Tujuan utama kita menyasar perempuan, ibu-ibu. Kita ada 11 talkshow yang bisa diikuti pada Sabtu-Minggu 21-22 April mendatang," ujar Prof. Jose pada temu media di Gedung FKUI, Senin (16/4/2018).
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Women's Health Expo and Bazaar 2018, Prof. Dr. dr Angela BM. Tulaar, Sp.KFR, mengatakan bahwa tahun ini penyelenggaraan WHE 2018 akan berlokasi di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta. Pengunjung nantinya bisa melakukan pemeriksaan kesehatan seperti pengukuran status gizi, USG payudara, pemeriksaan IVA, tulang, mata, gula darah, tekanan darah, akupuntur, screening kognitif, dan konsultasi dengan staf medis dari FKUI tanpa dipungut biaya.
"Kita targetkan penjung yang hadir 3.000-4.000 orang tiap harinya. Dan karena pemeriksaan kesehatan ini gratis, maka diimbau untuk datang lebih awal sehingga semua bisa mendapatkannya," tambah dia.
Perhelatan Women's Health Expo 2018 ini dibuka mulai pukul 09.00 setiap harinya dan ditutup hingga pukul 17.00 sore.
Berita Terkait
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Alami Luka Bakar 20 Persen, Kemenkes Pastikan Seluruh Biaya Pengobatan Andrie Yunus di RSCM Gratis
-
Ketua Baleg DPR RI Pastikan RUU PPRT Disahkan Tahun Ini, Rieke Pitaloka Usul Momentum Hari Kartini
-
RSCM Pastikan Pasien Tetap Dilayani Meski Status BPJS PBI Nonaktif
-
Wamenkes Ungkap Kondisi Menyedihkan di Indonesia Akibat Kanker Serviks: 50 Persen Pasien Meninggal
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS