Suara.com - Perjalanan mudik menjelang Lebaran yang kerap memakan waktu berjam-jam bahkan hingga berhari-hari, tentu saja akan memberikan efek kurang nyaman bagi orang yang menderita penyakit paru-paru kronis.
Untuk itu, penderita COPS (Chornic Obstructive Pulmonary Disease) atau penyakit kronis paru-paru yang hendak bepergian atau mudik sebaiknya harus mengetahui apa saja yang harus dibawa selain oksigen dalam tabung kecil.
Apalagi bila bepergian menggunakan alat transportasi umum, Anda akan rentan terpapar polusi maupun asap rokok yang dapat memperparah penyakit tersebut.
Dilansir dari Journal Health Harvard, penyakit COPS memang memerlukan terapi oksigen. Dan, apabila berpergian dengan pesawat, sebaiknya bicarakan terlebih dahulu dengan maskapai penerbangan.
Ini sangat penting untuk dilakukan karena tidak semua maskapai mengizinkan penumpang membawa alat oksigen secara mandiri.
Jangan lupa juga untuk membawa gel antiseptik untuk menghindari diri dari infeksi bakteri atau virus.
Jika Anda berpergian ke daerah dataran tinggi, rencanakan pasokan oksigen di tempat tersebut. Hal itu guna berjaga-jaga agar memudahkan Anda mendapatkan oksigen lebih cepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua