Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini memasukkan kecanduan seks sebagai salah satu gangguan kesehatan mental. Dilansir dari Daily Mail, definisi kecanduan seks sendiri merujuk pada ketikdakmampuan seseorang mengendalikan nafsu birahi yang pada gilirannya membuat mereka mengabaikan kesehatan sendiri.
Menurut Dr Valerie Voon, dari Royal College of Psychiatrists, Inggris, 2 - 4 persen orang di Britania Raya mengalami kecanduan seks. Seringkali kondisi ini ditutup-tutupi namun membuat seseorang merasa tertekan dan depresi. Untuk itulah WHO, kata Voon memasukkan kondisi ini sebagai gangguan kesehatan mental.
"Memasukkan kondisi ini sebagai gangguan kesehatan mental merupakan langkah tepat, agar pasien bisa mendapatkan penanganan yang sesuai," ujar Voon.
Untuk mengenali apakah seseorang mengalami kecanduan seks harus melalui wawancara mendalam.
Connie Stapleton, PhD, psikolog dan penulis buku dari Augusta, Georgia mengatakan ada beberapa gejala yang mengarah pada gangguan mental ini antara lain sering masturbasi, mau berhubungan seks dengan orang yang tak dikenal, rela membayar mahal demi seks, sering berselingkuh dan gemar menonton film porno.
"Meski punya perilaku di atas, seseorang baru bisa disebut punya kecanduan seks jika hal tadi terjadi setidaknya selama enam bulan," tambah Connie.
Artinya, jika seseorang mengalami kecanduan seks, maka gejala-gejala itu harus rutin dilakukannya selama enam bulan atau lebih, dan membuatnya tak bisa beraktivitas seperti orang normal pada umumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan
-
Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya
-
Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini