Suara.com - Kurang tidur kerap membuat banyak orang menjadi kelelahan. Pada kaum hawa, kondisi ini menambah masalah baru yakni dengan munculnya mata panda. Berbagai krim dan masker pun mengklaim bisa mengatasi lingkaran hitam di sekitar mata ini. Tapi tentu saja karena tergolong bahan kimia, metode perawatan tersebut bisa memicu beragam efek samping.
Nah jika Anda ingin mengatasinya dengan cara alami maka cobalah ubah pola makan Anda.
Disampaikan Dr. Anton Alexandroff, konsultan Dermatologist & British Skin Foundation, selain tidur cukup, ada beberapa makanan yang dapat menghilangkan mata panda. Biasanya makanan ini kaya akan antioksidan seperti vitamin C atau vitamin K yang umumnya terdapat dalam buah dan sayuran seperti blueberry, tomat, brokoli, paprika merah dan sayuran hijau.
“Lingkaran hitam di bawah mata adalah hal yang umum dan menantang untuk diobati saat ini. Namun ada beberapa temuan yang menunjukkan bahwa antioksidan dan agen anti-inflamasi dapat membantu mengatasinya," ujar Anton.
Sementara beberapa peneliti mengklaim bahwa kantong di bawah mata juga menunjukkan kurangnya zat besi dalam diet, Ia menjelaskan bahwa belum ada bukti yang menyebut bahwa konsumsi zat besi bisa mengurangi lingkaran hitam ini.
Namun, Ia tetap menyarankan Anda mendapatkan cukup zat besi melalui makanan seperti daging merah, tahu, terutama bagi mereka yang mengalami anemia.
Di sisi lain, Ahli gizi terkemuka Harley Street, Rhiannon Lambert mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada “makanan ajaib” yang dapat menjamin hilangnya lingkaran hitam di bawah mata. Tapi dengan meningkatkan konsumsi mikronutrien secara keseluruhan seperti pada buah dan sayuran di atas bisa membantu.
"Nutrisi dapat membantu melawan radikal bebas yang telah dikaitkan dengan penuaan dini. Makan tiga kali sehari yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, lemak esensial termasuk ikan dan berbagai buah dan sayuran juga dapat membantu mendukung kesehatan kulit," tandasnya.
Baca Juga: Richard Muljadi Jadi Tersangka, Polisi Mulai Gelar Perkara
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya