Suara.com - Petenis Jepang Naomi Osaka baru-baru ini mengalahkan Serena Williams di babak final turnamen tenis US Open 2018 punya tips diet yang bisa Anda coba.
Sebagai perempuan berusia 20 tahun, Naomi Osaka hidup dengan aturan diet yang sangat ketat, berbeda jauh dengan kebanyakan gaya hidup gadis seusianya.
Naomi Osaka mengatakan kepada Teen Vogue bahwa ia berpegang teguh pada konsep diet ketat, baik saat turnamen tenis sedang berlangsung maupun tidak.
"Ini akan terdengar agak ekstrem, tetapi selama tidak bertanding, saya biasa makan makanan rebus. Saya akan merebus ayam dan brokoli, tidak ada karbohidrat," ungkap Naomi Osaka saat membicarakan tips diet.
Sementara saat kompetisi berlangsung, diet yang Naomi Osaka lakukan akan sedikit longgar.
"Saya sudah makan sarapan yang sama selama dua minggu berturut-turut, yaitu salmon bagel. Saya memakannya sebelum pertandingan," ujarnya.
Sebagai gadis pada umumnya, Naomi Osaka mengakui bahwa dirinya menyukai es krim. Meski begitu ia sadar bahwa dirinya tidak diperbolehkan terlalu sering dimanjakan dengan makanan-makanan enak seperti es krim.
"Saya hanya boleh makan es krim matcha. Saya tidak memakannya ketika saya berlatih, tetapi jika saya memenangkan turnamen, baru saya akan memakannya," ungkapnya.
Sebagai seorang warga negara Jepang, Naomi Osaka tahu betul makanan enak asal negaranya termasuk sushi dan udon. Sayangnya, Naomi tidak bisa menikmati kedua makanan lezat tersebut.
"Banyak hidangan nasi yang enak. Tapi saya tidak diizinkan untuk makan karbohidrat menjelang turnamen, jadi saya sedikit sedih. Tapi mudah-mudahan, saya memakan setidaknya satu makanan enak," kata Naomi Osaka lagi.
Semua kerja keras tersebut membuahkan hasil. Naomi Osaka berhasil menjadi jawara turnamen tenis bergengsi, US Open 2018 dan mengalahkan Serena Williams di final yang disebut penuh kontroversi tersebut.
Diberitakan juga, Naomi Osaka akan segera menandatangani kesepakatan sponsorship terbesar dalam bidang olahraga oleh atlet perempuan.
Sementara itu, kesepakatan sponsornya dengan Adidas juga akan berakhir pada akhir 2018 ini. Tetapi merek sepatu olahraga tersebut dilaporkan mulai bergerak cepat untuk memastikan Naomi Osaka tetap menjadi brand ambassador mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia