4. Jaga berat badan
Kegemukan dan obesitas merupakan faktor risiko terbesar kematian karena penyakit jantung dan kardiovaskular. Karena itu, berat badan Anda harus dijaga agar berada di zona ideal.
Jaga berat badan dengan pola makan gizi seimbang, yakni cukup kalori dan nutrisi. Selain penyakit jantung, obesitas dan kegemukan juga berperan terhadap risiko penyakit metabolik seperti diabetes dan gagal ginjal.
Sudah terlanjur gemuk? Mulai program diet sekarang juga. Tak ada kata terlambat, menurunkan beban berat badan sedikit demi sedikit secara berkala sudah merupakan jalan untuk jantung yang sehat.
5. Berhenti merokok
Berhenti merokok sudah dibuktikan berbagai penelitian dapat menurunkan risiko mengalami penyakit jantung koroner, stroke, hingga serangan jantung.
Tak hanya soal kesehatan jantung, berhenti merokok juga menurunkan risiko mengalami beragam penyakit lain seperti infertilitas, penyakit paru obstruktif kronik, hingga berbagai macam jenis kanker.
Sulit berhenti merokok? Tenang, hubungi saja fasilitas kesehatan terdekat. Ada beragam cara yang bisa Anda lakukan untuk berhenti merokok, dan bantuan profesional merupakan cara terbaik.
6. Pemeriksaan kesehatan
Baca Juga: Infeksi Tenggorokan Ternyata Bisa Picu Penyakit Jantung Lho
Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan seperti mengecek tekanan darah, gula darah, dan kolesterol merupakan langkah akhir pencegahan penyakit jantung.
Tekanan darah tinggi dan kolesterol merupakan dua kondisi tak terlihat yang bisa merusak jantung secara diam-diam.
Lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, apalagi jika Anda memiliki faktor risiko seperti berusia paruh baya, kegemukan, atau memiliki riwayat penyakit kardiovaskular.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat