Suara.com - Virus Zika kembali mengancam kesehatan masyarakat dan turis di India. Hal ini dikarenakan adanya laporan positif virus Zika di Jaipur, destinasi favorit turis asing di India.
Data dinas kesehatan setempat menyebut sekitar 55 orang diketahui positif mengidap Zika di Jaipur, India. Hal ini menjadi masalah mengingat Jaipur adalah destinasi wisaya yang terkenal dengan keindahan kastil dan museumnya.
"Ini adalah ketiga kalinya wabah Zika merebak di India. Saat ini, kami berupaya mencegah agar virus Zika tak menyebar ke daerah lain." tulis pemerintah India dalam keterangannya, dikutip dari Reuters.
Kabar baiknya, dari 55 orang yang positif teirnfeksi Zika, 38 di antaranya sudah tak lagi menunjukkan gejala.
Pemerintah setempat juga sudah melakukan pencegahan dengan melakukan fogging di daerah-daerah yang dicurigai banyak terdapat nyamuk.
Sekitar 280 tenaga kesehatan dikerahkan untuk menyisir rumah-rumah di Jaipur dan Rajasthan untuk mengontrol larva nyamuk.
Ditemukan pertama kali tahun 1947, virus Zika membuat heboh dunia pada 2015 saat mewabah di Brasil. Virus Zika berbahaya bagi ibu hamil karena dapat menyebabkan anak lahir dengan kondisi mikrosefali.
Berita Terkait
-
Perguruan Tinggi di India Punya Cara Beda Ajarkan Sains
-
Imbang dengan India, Timnas Indonesia U-16 Lolos ke 8 Besar
-
Timnas Indonesia U-16 vs India Masih Tanpa Gol di Babak Pertama
-
Uji Saring NAT, Alat Ini Pastikan Darah Donor Bebas dari Virus
-
Pulang dari Indonesia, Warga Jepang Ini Terinfeksi Virus Rubella
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan