Suara.com - Leukimia merupakan jenis kanker terbanyak yang dialami anak dengan jumlah kasus 2,8 per 100.000 penduduk, angka kematian akibat kanker anak mencapai 50-60 persen karena umumnya penderita datang terlambat atau sudah dalam stadium lanjut akibat gejala kanker yang sulit terdeteksi.
Disampaikan dokter Mururul Aisyi, SpA, dari RS Kanker Dharmais, gejala leukimia hampir menyerupai demam berdarah. Orangtua bisa mengenalinya dengan gejala 3P yakni panas, pucat, perdarahan.
"Gejala ini seperti demam berdarah sebenarnya. Selain 3P disertai juga dengan pembesaran hati, limpa, dan kelenjar getah bening, kejang, pendarahan kulit, nyeri tulang, seringkali ditandai dengan anak tidak mau berdiri dan berjalan dan lebih nyaman digendong hingga pembesaran buah zakar," ujar dr Aisyi dalam temu media Peringatan Hari Kanker Anak di Jakarta, Selasa (16/10/2018).
Leukemia sendiri, kata dia, merupakan penyakit keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang. Jika menemukan gejala di atas, dokter Aisyi mengimbau agar orangtua segera membawanya ke rumah sakit.
"Kalau dokter pertama hanya mendiagnosis demam biasa, tidak ada salahnya orangtua mengonsultasikannya ke dokter hematolog. Nanti jika mengarah ke gejala leukimia akan dilakukan pemeriksaan aspirasi sumsum tulang," tambah dia.
Dalam kesempatan yang sama, dr Cut Putri Arianie MH Kes, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa dalam peringatan Hari Kanker Anak ini pihaknya lebih gencar dalam mengedukasi para orangtua agar mengenali perubahan sekecil apapun yang terjadi di tubuh anaknya.
"Memang sebaiknya edukasi dan informasi ke orangtua agar lebih digiatkan karena keluarga yang punya keluhan tadi bisa waspada. Segera mungkin membawa ke RS yang tersedia," tandas dia.
Deteksi dini leukimia atau kanker kata dia dapat meningkatkan angka harapan hidup anak, ketika leukimia ditemukan dalam stadium awal, maka peluang kesembuhan anak bisa mencapai 80 persen.
Baca Juga: Sengketa Tanah Sultan Picu 'Operasi Fajar' TNI AD di Yogyakarta
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini