Suara.com - Penyakit misterius nan langka muncul di Amerika Serikat. Disebut membuat pengidapnya lumpuh dan tak bisa bergerak, penyakit ini memiliki gejala mirip polio.
Data dari Centers for Disease Control and Prevention menyebut sepanjang tahun 2018, ditemukan 127 pengidap penyakit yang diketahui bernama acute flaccid myelitis (AFM) ini.
"Angka kejadian AFM per tahun biasanya hanya 1 berbanding satu juta. CDC sudah memonitor penyakit ini sejak tahun 2018, namun belum mengetahui apa penyebabnya menjadi mewabah tahun ini," ujar Dr. Nancy Messonnier, direktur National Center for Immunization and Respiratory Diseases dari CDC, dikutip dari CNN.
AFM sering dikira polio karena sama-sama bisa menyebabkan kelumpuhan. Namun jika polio disebabkan oleh virus, AFM hingga kini belum diketahui apa penyebab pastinya.
"Mungkin AFM disebabkan oleh virus, mungkin juga karena senyawa lain, atau bahkan karena autoimun. Yang pasti, AFM bukan disebabkan oleh virus polio," tandasnya lagi.
Uniknya, AFM juga diketahui banyak menyerang warga negara Amerika Serikat di pergantian musim panas menuju musim gugur.
Hal ini menimbulkan teori bahwa AFM berhubungan dengan perubahan cuaca dan iklim. Messonnier mengatakan meski AFM tidak hanya ditemukan di Amerika Serikat, namun tingginya angka kejadian di waktu-waktu tersebut memerlukan pemeriksaan lanjutan.
Soal keparahan pun masih misterius. Tidak seperti polio yang menyebabkan kelumpuhan dan bisa menghilangkan nyawa, sejauh ini belum ada pasien AFM yang tercacat meninggal dunia.
"Kami masih meneliti apa dampaknya dalam waktu jangka panjang terhadap tubuh manusia. Jika Anda atau keluarga mengalami kelemahan otot kaki, dan tiba-tiba sulit berjalan, segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat," tutupnya.
Baca Juga: Wabah Polio Serang Papua Nugini, Kemenkes RI Waspadai Penularan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!