Suara.com - Meski berkeringat adalah hal yang umum, tapi jika keringat yang keluar berlebihan, bahkan saat Anda berada di ruangan ber-AC atau sedang berada di suhu rendah, Anda mungkin bertanya-tanya apa yang sedang terjadi.
Melissa Kanchanapoomi Levin, M.D., seorang ahli kulit yang tinggal di New York City dan pendiri Entière Dermatology, memberikan penjelasan dan kemungkinan jawaban dari kondisi yang sangat mengganggu ini, seperti dilansir dari laman Men's Health.
1. Anda mengalami hiperhidrosis
Berkeringat saat berada di kamar yang dingin? Anda mungkin mengalami hiperhidrosis, gangguan keringat berlebih. "Orang dengan hiperhidrosis akan berkeringat tanpa perlu mendinginkan tubuh,” kata Kanchanapoomi Levin.
Hiperhidrosis kadang-kadang terjadi karena faktor keturunan dalam keluarga, atau menandakan adanya masalah mendasar (infeksi, masalah jantung, tiroid yang terlalu aktif, bahkan kanker) yang mungkin juga disebabkan oleh saraf yang terlalu aktif.
Jika Anda mengalami kondisi ini, beralihlah dari deodoran ke antiperspiran. Dokter juga mungkin akan mempertimbangkan obat-obatan lain atau bahkan pembedahan.
2. Tiroid Anda terlalu aktif
Jika Anda tidak tahan dengan panas dan langsung berkeringat, Anda mungkin memiliki tiroid yang terlalu aktif, misalnya hipertiroidisme. "Salah satu gejala hipertiroidisme yang paling umum adalah intoleransi panas," kata Jonathan Arend, M.D., seorang internis di Rumah Sakit Mount Sinai di New York.
"Tingkat hormon tiroid yang tinggi membuat peningkatan produksi energi, suhu tubuh yang lebih tinggi, dan banyak keringat," tambah David Weissman, M.D., seorang dokter perawatan primer yang berpraktik melalui aplikasi telehealth LiveHealth Online.
Tanda-tanda lain dari tiroid yang terlalu aktif adalah denyut jantung yang cepat, irama jantung yang tidak teratur, tekanan darah tinggi, dan penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas. Tapi berita baiknya, hipertiroidisme mudah didiagnosis dan diobati.
3. Anda sangat aktif atau sedang berolahraga
Keringat bisa menjadi tanda puncak kebugaran. "Orang-orang yang lebih bugar cenderung mulai berkeringat lebih cepat saat ia berolahraga karena mereka telah beradaptasi agar lebih efisien dalam mempertahankan suhu tubuh yang lebih rendah saat berolahraga," jelas Weissman.
Baca Juga: Taufik Tewas di Lapas Nusakambangan karena Penyakit TBC Akut
Lelaki yang kelebihan berat badan memiliki lebih banyak isolasi, yang berarti mereka membuat lebih banyak panas dan mungkin lebih banyak berkeringat saat olahraga, kata Weissman.
4. Anda sedang demam
Panas, berkeringat, memerah, dan tubuh terasa tidak nyaman? Keluarkan termometer! Jika suhu Anda lebih tinggi dari 38 derajat Celcius, itu artinya Anda mengalami demam, yang berarti tubuh Anda sedang mencoba memasang pertahanan terhadap apa pun yang menyebabkan penyakit Anda (kemungkinan virus atau bakteri).
5. Faktor obat-obatan
Obat-obatan umum seperti dekongestan oral (pseudoefedrin dan fenilefrin), obat-obatan disfungsi ereksi (Viagra dan Cialis), dan beberapa antidepresan dapat memiliki satu efek samping yang sama, yaitu keringat berlebih.
Itu tidak berarti Anda harus berhenti mengonsumsi obat. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda untuk melihat apakah ada opsi lain yang tidak akan membuat Anda berkeringat.
6. Anda mungkin menderita hipoglikemia
Jika Anda menderita diabetes dan merasa gelisah, pusing, dan berkeringat, Anda mungkin mengalami hipoglikemia, atau penurunan kadar gula darah. Saat tubuh Anda mencoba mengatasi tekanan dari situasi ini, kelenjar keringat Anda menjadi overreaktif, membuat Anda lebih banyak berkeringat, bahkan saat cuaca sedang tidak panas.
Dalam jangka pendek, tablet glukosa atau minum jus buah dapat membantu meningkatkan kadar gula darah. Tetapi hipoglikemia diabetes yang tidak diobati dapat memicu kejang dan bahkan menyebabkan kehilangan kesadaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat