Suara.com - Cegah Terjebak Sedentary Lifestyle, Ini Kiat Hidup Produktif di 2019
Seiring dengan kesibukan sehari-hari dan perkembangan teknologi yang memudahkan aktivitas, menjadikan manusia semakin malas gerak alias mager. Di mana banyak orang kini terjebak dalam gaya hidup sedentary atau kurang gerak. Padahal, jika tubuh kurang bergerak akan berpengaruh terhadap kesehatan secara umum.
Nah, belum terlambat, tahun baru merupakan awal yang tepat untuk meninggalkan kebiasaan mager yang buruk dengan mulai menetapkan resolusi baru. Berikut kiat hidup lebih produktif 2019 untuk melawan gaya hidup sedentary.
Tekuni hobi baru
Mulai menjalani hobi olahraga kardio yang selama ini ditinggalkan karena kesibukan sehari-hari, seperti berlari. Hobi olahraga satu ini termasuk mudah dilakukan karena hanya dengan sepatu lari dan niat yang kuat kamu bisa memulainya. Apa lagi dengan perkembangan sosial media seperti Facebook dan Instagram yang dapat menjadi wadah untuk membagikan hasil foto kece kamu setelah berlari dengan activewear yang serasi.
Hidup sehat
Pasti banyak di antara kita yang sudah memiliki wacana untuk hidup sehat sejak lama namun belum terealisasi. Padahal hidup sehat itu nggak susah, contohnya dengan rajin minum air putih sebanyak 2 liter atau 10 gelas per hari, istirahat cukup, tidak begadang dan olahraga. Ngga harus mahal dengan ikut member gym, kamu bisa mulai dengan lari keliling kompleks, kuncinya adalah disiplin dan teratur. Apa lagi olahraga lari di Indonesia sendiri saat ini sedang berkembang dan menjadi salah satu tren positif di masyarakat.
Menambah target pencapaian
Hidup itu cuma sekali, loh. Jadi manfaatkan kesempatan sebanyak mungkin yang bisa menambah pencapaian kamu. Misalnya, yang paling mudah dengan ikutan kuis atau kompetisi yang sesuai dengan hobi kamu. Selain menambah pengalaman, kamu juga jadi tahu sejauh mana kemampuan yang kamu miliki. Iseng-iseng berhadiah, ngga ada salahnya dong. Siapa tahu menang.
Baca Juga: Anjing Terlucu di Dunia Ini Mati karena Patah Hati
Kamu bisa ikutan kompetisi foto DBS Runnin’ Berlin yang berlangsung mulai 7 Januari hingga 25 Maret 2019 ini bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat akan hidup lebih sehat dengan kegiatan yang positif seperti berolahraga.
"Kompetisi DBS Runnin’ Berlin ini merupakan perpanjangan dari misi kami Live more, Bank less di mana Bank DBS Indonesia ingin selalu menghadirkan beragam kesempatan bagi masyarakat untuk dapat lebih memaknai hidup dengan tidak perlu mengkhawatirkan soal perbankan," jelas Mona Monika, Executive Director, Head of Group Strategic Marketing & Communications, PT Bank DBS Indonesia melalui rilis yang diterima Suara.com.
"Melalui kompetisi DBS Runnin’ Berlin, diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk refresh dari rutinitas sehari-hari sehingga dapat lebih menikmati dan memaknai hidup," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar