Suara.com - Tak banyak orang yang mengetahui tentang sorgum. Padahal tak hanya lezat, biji-bijian satu ini juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Dilansir HiMedik dari Care2, sorgum merupakan tanaman biji-bijian kelima yang paling umum ditanam di dunia setelah gandum, beras, jagung, dan jelai. Sayangnya biji-bijian bebas gluten ini sering diabaikan di banyak negara Barat.
Selain itu, setidaknya ada lebih dari 30 spesies sorgum asli di seluruh dunia. Mayoritas digunakan untuk memberi makan hewan atau diproses menjadi produk sekunder seperti alkohol dan sirup sorgum.
Meski nilai gizi sorgum termasuk tinggi, sangat sedikit varietas yang dipanen untuk konsumsi manusia. Dalam satu cangkir (192 gram) sajian sorgum yang bijinya dimasak utuh dilaporkan mengandung sebanyak 22 gram protein.
Sedangkan jumlah asupan protein harian yang direkomendasikan bagi wanita adalah 46 gram dan pria 56 gram, yang mana artinya sorgum telah memenuhi asupan protein harian sebanyak 43 persen.
Tak hanya tinggi protein, sorgum juga kaya zat besi, fosfor, niacin, dan thiamin. Nutrisi lain seperti magnesium, tembaga, kalsium, seng, dan kalium juga meliputinya.
Biji-bijian ini juga mengandung berbagai macam fitokimia bermanfaat yang bertindak sebagai antioksidan dalam tubuh, seperti tanin, asam fenolik, antosianin, fitosterol dan polikosanol.
Fitokimia tertentu dalam sorgum juga telah terbukti memiliki sifat penghambat kanker, khususnya kanker saluran cerna dan kulit. Penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi sorgum dapat menurunkan risiko kanker kerongkongan secara global.
Menariknya, lapisan dedak dari sorgum memiliki jumlah antioksidan yang jauh lebih tinggi daripada buah-buahan seperti blueberry, stroberi, dan prem.
Baca Juga: Kenali Manfaat Bubble Mask dan Efek Sampingnya, yuk!
Antioksidan membantu memperlambat penuaan, dan makanan yang kaya antioksidan dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, kanker, diabetes tipe 2, dan beberapa penyakit neurologis.
Sorgum juga tinggi serat yang membantu melancarkan sistem pencernaan dan mencegah sembelit. Serat juga membantu mengatur gula darah, menurunkan kolesterol, dan mencegah divertikulitis, wasir, batu empedu, dan batu ginjal.
Lalu bagaimana cara terbaik mendapatkan nutrisinya?
Sorgum paling baik dimakan dalam bentuk biji utuh untuk mendapatkan nutrisi terbanyak, kurang lebih bisa disajikan seperti nasi.
Caranya rendam sorgum utuh selama 8 jam atau semalaman untuk memecah enzim dan membuatnya lebih mudah dicerna. Kemudian rebus dengan air yang 3 kali lebih banyak darinya selama sekitar satu jam atau sampai lunak. Jika ingin lebih mudah, masaklah dalam penanak nasi.
Namun di beberapa negara, sorgum dimakan dalam bentuk bubur atau direbus langsung untuk campuran berbagai hidangan. Bahkan tepung sorgum yang bebas gluten menjadi pengganti populer tepung terigu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal