Suara.com - Pria yang mengidap kanker prostat dilaporkan bisa hidup lebih lama daripada pria sehat. Namun, jelas ada syarat khususnya.
Dilansir dari The Sun, pasien dengan tumor kecil memiliki kemungkinan hidup lima tahun lebih lama dibandingkan dengan pria pada umumnya. Menurut Office for National Statistics, kelangsungan hidup untuk pria dengan kanker prostat stadium 1 naik 0,5 persen.
Bahkan mereka yang didiagnosis dengan tumor lebih besar yang belum menyebar, memiliki harapan lebih bagus daripada rata-rata pria. Para petugas medis menilai, hal itu mungkin terjadi karena pasien memeriksakan diri secara teratur dan menjadi lebih sadar dengan kesehatan diri sendiri.
Disebutkan pula syarat penderita kanker bisa hidup lebih lama daripada pria sehat adalah faktar bahwa keberadaan kanker telah diketahui sedini mungkin.
Tak hanya kanker prostat, pasien dengan kanker payudara yang menyadari kemunculan penyakitnya sejak awal juga bisa hidup lima tahun lebih lama daripada wanita yang tidak menderita penyakit itu.
''Ini adalah kabar baik. Pria yang didiagnosis dengan kanker prostat pada tahap awal memiliki kelangsungan hidup yang tinggi,'' ujar Sophia Lowes dari Cancer Research UK.
''Mungkin saja karena mereka lebih sadar kesehatan dan lebih sering pergi ke dokter untuk menjalani tes,'' kata dia lagi.
Sementara itu, gejala kanker prostat yang bisa dideteksi sejak dini antara lain masalah saat akan kencing, kesulitan mengosongkan kandung kemih, aliran lambat saat buang air kecil, kandung kemih terasa belum dikosongkan dengan benar, tetesan keluar setelah selesai buang air kecil, merasa perlu buang air kecil lagi terutama di malam hari, dan mendadak sangat ingin kencing, bahkan terkadang mengompol sebelum sampai ke toilet. (Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)
Baca Juga: Cerita Shahnaz Haque Alami Penuaan Dini Akibat Kanker
Berita Terkait
-
Menkes Budi: Cowok Perokok Red Flag, Perempuan Bakal Tanggung Risiko Kanker
-
Inovasi Terapi Kanker Kian Maju, Deteksi Dini dan Pengobatan Personal Jadi Kunci
-
Kisah Pasien Kanker Payudara Menyebar ke Tulang, Pilih Berobat Alternatif Dibanding Kemoterapi
-
Mitos atau Fakta: Biopsi Bisa Bikin Kanker Payudara Menyebar? Ini Kata Ahli
-
Gerakan Peduli Kanker Payudara, YKPI Ajak Perempuan Cintai Diri Lewat Hidup Sehat
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini