Suara.com - Cegah Obesitas, Sekolah Ini Hukum Murid yang Menggemuk Usai Libur Imlek
Obesitas anak menjadi salah satu masalah kesehatan yang mengintai China. Dengan dalih mendisiplinkan anak, sebuah sekolah menyebut akan memberikan hukuman bagi murid yang menggemuk usai libur Imlek.
Selama libur tahun baru Imlek, para murid diimbau untuk menjaga pola makan agar berat badan tidak naik terlalu banyak. Dilansir Himedik dari South China Morning Post, para siswa berusia 13 dan 14 tahun di SMP Hangzhou No 3 di Zheijang telah menimbang berat badannya pada Senin sebelum liburan.
Jika berat badan mereka naik 2 kg, para murid akan dihukum dengan berlari setiap hari di semester berikutnya.
"Baru-baru ini ketika saya berjalan-jalan di sekitar pusat perbelanjaan dengan teman-teman, saya melihat timbangan dan tiba-tiba punya ide: Saya ingin para siswa menimbang diri mereka sendiri sebelum liburan dan memberi mereka kesadaran akan risiko menambah berat badan di kemudian hari," kata seorang guru bernama Chen Wei.
Program ini pun memancing beragam reaksi dari media sosial di China.
"Saya pikir itu hal yang bagus untuk membuat siswa sadar akan kesehatan fisik mereka," kata seorang warganet.
"Jika mereka siswa SMP, tubuh mereka tumbuh. Bukankah normal mengalami fluktuasi berat badan?" tulis komentar lainnya.
Diketahui, epidemi obesitas sekolah terjadi di China, dan negara ini sudah memiliki jumlah anak obesitas terbanyak di dunia. Sebuah penelitian pada 2017 telah memperingatkan bahwa jumlah anak yang mengalami obesitas bisa mencapai 50 juta orang pada 2030.
Baca Juga: Diguncang Gempa 6 SR, Pengunjung Plaza di Kota Padang Ini Berhamburan
Para ahli mengaitkan hal ini dengan banyaknya makanan olahan yang biasa dikonsumsi anak muda, serta tingginya tekanan akademis yang membuat siswa kurang memiliki waktu untuk aktivitas fisik.
Meski begitu, sekolah-sekolah di China sebenarnya telah mewajibkan siswa untuk melakukan latihan kalistenik bersama yang dipimpin oleh seorang guru tiap pagi. Siswa SMA juga harus mengikuti satu atau dua minggu pelatihan militer pada tiap awal tahun ajaran. (Himedik/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)
Tag
Berita Terkait
-
Menegangkan! Aquarium Ini Gelar Pertunjukan Barongsai Duet dengan Hiu
-
Kami Mengunjungi Penghasil 2 Ton Kue Keranjang Khas Imlek di Yogyakarta
-
Ini Warna yang Paling Bawa Hoki di Tahun Babi Tanah
-
Imlek Selalu Identik dengan Warna Merah, Ini Alasannya
-
Gong Xi Fa Cai, Ini Ragam Festival Tahun Baru Imlek di Selandia Baru
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!