Suara.com - Memiliki anak tampaknya menjadi sebuah kewajiban bagi pasangan yang sudah menikah. Tuntutan dari orangtua dan tekanan dari teman-teman sebaya menjadi alasannya. Padahal, belum tentu pasangan yang sudah menikah sudah siap untuk memiliki anak.
Disampaikan psikolog Monica Sulistiawati, menjadi orangtua adalah proses belajar yang tidak pernah berakhir. Itu sebabnya, pasangan yang sudah menikah harus benar-benar mempersiapkan diri untuk menjadi orangtua. Alasannya sederhana, ketika orangtua saja tidak siap memiliki anak, maka ia tak bisa maksimal dalam merawat buah hati.
"Ketidaksiapan ibu memengaruhi emosi anak. Jadi orangtua perlu persiapan yang matang. Kalau tidak siap, tidak usah punya anak. Karena kalau tidak, akan berbahaya untuk psikologis anak," ujar Monica dalam temu media yang dihelat Mothercare, Selasa (12/2/2018).
Lalu, adakah indikator kesiapan menjadi orangtua? Monica mengatakan pasangan suami istri siap memilili anak jika memang telah benar-benar menginginkan anak. Sehingga memiliki anak adalah bagian dari rencana pasangan, bukan karena tekanan dari lingkungan atau faktor kegagalan KB.
"Kalau dua-duanya menginginkan, maka apapun yang terjadi dalam proses mengandung atau melahirkan dua-duanya siap kerjasama," imbuh dia.
Nah, untuk siap menjadi orangtua, maka seseorang harus belajar terus menerus. Wawasan mengenai ilmu parenting bisa didapat lewat buku atau diskusi dengan para orangtua lainnya. Relasi suami dan istri juga harus sehat sehingga bisa saling bekerjasama dalam merawat buah hati.
"Untuk bikin pernikahan dan parenting berjalan dengan baik, kalau ada yang tidak berkepentingan harus cepat-cepat close. Misal lagi curhat masalah anak terus ada mom shaming, block saja. Jadi tidak merusak perasaan kita," imbuhnya.
Selanjutnya tetap rileks. Meski menjadi orangtua tidak mudah, Monica mengimbau pasangan baru untuk menganggapnya sebagai tantangan. Sehingga memiliki motivasi untuk melaluinya dengan sebaik-baiknya.
"Terakhir, asuh anak sebaik-baiknya dan jangan berusaha jadi perfeksionis," tandas dia.
Baca Juga: Ayah Tak Hadiri Acara Pertunangan Irish Bella, Ini Dia Sosoknya
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan