Suara.com - Lahir dengan Malformasi Vena, Bayi Ini Miliki Bibir yang Besar
Bibir besar bisa menjadi daya tarik tersendiri. Hanya saja, seorang bayi asal Amerika Serikat memiliki bibir besar yang terjadi karena malformasi vena. Apa itu?
Ketika Murphy lahir, bibir bawahnya tampak bengkak dan dagunya sedikit berubah warna. Namun bibir bengkak dan kondisi dagu bayi itu tak lantas membuat kedua orang tua khawatir. Tak ada yang menyangka jika itu adalah gejala malformasi vena.
"Pikiran awal saya adalah, tidak ada yang salah," kata Kiim Morgan, wanita asal Little Rock, Arkansas, Amerika kepada Inside Edition, seperti dilansir Himedik.
Namun seiring berjalannya waktu, bibir Murphy menjadi semakin besar.
Setelah diperiksa, Murphy didiagnosis mengalami malformasi vena, sekelompok gangguan pembuluh darah yang tidak menyebabkan kanker.
Kondisi ini membuat bibirnya membesar dari waktu ke waktu. Bentuknya yang mencolok itu membuat setiap kali mereka membawa buah hati ke tempat umum, orang-orang pasti akan berhenti dan menatap.
"Mereka pikir sesuatu terjadi atau dia jatuh," ungkap Kim.
Dokter mencoba mengobatinya dengan suntikan yang biasanya diberikan untuk mengatasi varises. Hasilnya, pembengkakan berkurang tapi bibir Murphy tetap tidak berada di posisi seharusnya.
Baca Juga: Ridwan Kamil Resmikan Dilan Corner di Taman Saparua Bandung
Satu-satunya jalan adalah operasi. Keluarga mereka akhirnya memutuskan pergi ke New York, di mana mereka bertemu dengan ahli bedah terkenal, Dr. Milton Waner.
"Kami akan mencari tahu dan kami akan memberikan yang terbaik," kata sang dokter kepada mereka.
Tripp dan Kim sedikit khawatir tapi mereka yakin pada putra mereka. Setelah berjam-jam operasi, malformasi vena itu dihilangkan dari bibir Murphy.
Orang tua Murphy tentu sangat senang melihat putra kecil mereka tampak bahagia.
"Hasilnya luar biasa. Aku benar-benar kagum," tambah Tripp. (Himedik/Yuliana Sere)
Berita Terkait
-
Bayi Dua Minggu Diperkosa hingga Alami Luka Fisik
-
Dikira Bangkai Kucing, Jasad Bayi Ditemukan Membusuk di Pematang Sawah
-
Sakit Pneumonia, Bayi 2 Tahun Ini Meninggal di Pelukan Orangtuanya
-
Chiropractor Dapat Kecaman karena Unggah Video Bayi Digantung Terbalik
-
Anak Rewel karena Sindrom Tumbuh Gigi? Ini Cara Mengatasinya
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026