Suara.com - Aktor Luke Perry Meninggal, Bukti Stroke Bisa Menyerang Siapa Saja
Luke Perry, aktor yang terkenal di serial televisi 90210, meninggal di usia 52 tahun karena stroke.
Dikutip Himedik dari Insider, stroke bisa menyerang siapa saja tanpa terkecuali. Stroke diketahui dapat menyebabkan kerusakan otak, kecacatan, atau kematian, dan cenderung dikaitkan dengan orang dewasa yang sudah tua.
Disebutkan US National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI), ada dua jenis utama stroke disebut iskemik dan hemoragik. Meski begitu hingga kini, tidak jelas tipe apa yang dialami Perry.
Pada stroke iskemik yang lebih umum, arteri yang mengirimkan darah yang kaya oksigen ke otak tersumbat, sering kali oleh gumpalan darah. Dalam beberapa menit, sel-sel otak yang kekurangan oksigen mulai mati.
Sedangkan stroke hemoragik terjadi ketika arteri otak bocor atau pecah, dan tekanan dari darah yang bocor menyebabkan kerusakan sel-sel otak.
Berdasarkan keterangan American Heart Association (AHA), efek stroke bervariasi, tergantung pada bagian otak mana yang terpengaruh dan berapa banyak kerusakan yang terjadi.
Stroke kecil dapat menyebabkan efek kecil seperti kelemahan tungkai sementara, tetapi ada juga pasien stroke yang mengalami lumpuh atau kehilangan kemampuan berbicara. Dalam beberapa kasus, stroke bisa berakibat fatal hingga kematian.
Meskipun benar bahwa risiko stroke meningkat dengan bertambahnya usia, para ahli mengatakan kepada INSIDER bahwa stroke dapat terjadi bahkan pada orang yang masih muda.
Baca Juga: Waspada Kebakaran Hutan di Kalimantan dan Sulawesi, Titik Panas Muncul
Dr Larry Goldstein, profesor dan ketua departemen neurologi di University of Kentucky, mengatakan kepada INSIDER, setelah usia 55, risiko stroke meningkat dua kali lipat tiap 10 tahun usia pasien. Namun, stroke tak hanya dialami oleh orang tua.
"Stroke dapat terjadi pada usia berapa pun," kata Goldstein. "Tidak ada usia yang kebal."
Bahkan, para ahli mengatakan bahwa stroke sedang meningkat di kalangan orang dewasa yang masih terbilang muda.
"Untuk alasan yang tidak sepenuhnya jelas, kami melihat beberapa peningkatan stroke pada populasi yang lebih muda dalam dekade terakhir," ujar Dr Shraddha Mainali, seorang ahli saraf di Wexner Medical Center Ohio State University, kepada INSIDER. "Itu bisa jadi sebagian karena gaya hidup modern atau diet atau polusi."
"Stroke sangat sering dapat dicegah," sambung Goldstein. "Ada hal-hal yang bisa kita lakukan yang berkaitan dengan gaya hidup, ini penting (untuk pencegahan.)"
Beberapa caranya termasuk tidak merokok, menghindari jadi perokok pasif, memiliki indeks massa tubuh normal (BMI), berolahraga teratur, makan makanan sehat seperti diet DASH, dan tidak minum alkohol berlebihan. (Himedik/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri