Suara.com - Seorang miliarder berlian meninggal saat menjalani operasi pembesaran Mr P. Dia dilaporkan menderita serangan jantung.
Operasi tersebut dijalani Ehud Arye Laniado di sebuah klinik swasta tak dikenal di Avenue des Champs-Elysees di Paris, Prancis.
Diberitakan Daily Mail, Rabu (6/3/2019) seperti yang dilansir oleh HiMedik, pada Sabtu (2/3/2019), pria 65 tahun itu mengalami komplikasi selama operasi, yang terbukti berakibat fatal. Media Belgia melaporkan, serangan jantung menimpa Laniado ketika suatu zat disuntikkan ke Mr P-nya. Perusahaan Laniado, Omega Diamonds, yang berbasis di kota Antwerp, Belgia, mengonfirmasi kematiannya.
Sebuah pernyataan dari perusahaan mengungkapkan, "Selamat jalan, pengusaha visioner. Dengan sangat sedih kami mengonfirmasi bahwa pendiri kami, Ehud Arye Laniado, telah meninggal dunia."
Seorang teman Laniado, yang enggan disebutkan identitasnya, mengatakan, sang juragan berlian "selalu fokus pada penampilannya dan bagaimana orang lain memandangnya."
Menurut teman-teman Laniado, dia bisa lupa tentang kekurangannya hanya ketika meminta akuntannya untuk membacakan laporan banknya, sesuatu yang dia lakukan beberapa kali sehari.
Sebuah pernyataan di situs webnya berbunyi, "Dengan sangat sedih kami mengonfirmasi berita bahwa pendiri kami, Ehud Arye Laniado, meninggal pada Sabtu, 2 Maret 2019. Ia berusia 65 tahun.
Setelah menjalani kehidupan yang luar biasa, Ehud akan dibawa pulang ke Israel sebagai tempat peristirahatan terakhirnya. Dia akan sangat dirindukan oleh kita semua."
Baca Juga: Cotton Bud Tersangkut di Telinga, Pria Ini Pingsan dan Kejang-kejang
Berita Terkait
-
TAVI, Penanganan Canggih Gagal Jantung yang Biayanya di Atas Rp 550 Juta
-
Aksi Wanita Selamatkan Nyawa Penumpang KRL, Bak Malaikat Penolong
-
Aksi Dramatis Wanita Bantu Seorang Pria yang Pingsan di Stasiun Cawang
-
Kaget dengar Suara Speaker, Bocah Perokok Tewas Kena Serangan Jantung
-
Waspada, Risiko Stroke dan Jantung Tetap Ada Meski Minum Soda Diet
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?