Suara.com - Kale Masuk Daftar Sayuran dengan Kadar Pestisida Tertinggi, Ini Alasannya.
Nasib sayuran kale sangat menyedihkan. Setelah selama ini mendapat imej sebagai sayuran sehat yang digemari pelaku diet sehat, baru-baru ini kale masuk dalam daftar sayuran dan buah-buahan yang paling banyak mengandung pestisida, menurut Environtmental Working Group (EWG).
Para peneliti menemukan bahwa 92 persen sampel sayuran berdaun hijau ini mengandung residu pestisida. Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan apalagi Kale memiliki banyak penggemar akhir-akhir ini karena label superfood yang disandangnya.
Nneka Leiba, direktur program sains hidup sehat EWG, mengatakan bahwa salah satu pestisida yang terdeteksi sayuran Kale adalah Dacthal yang telah dilarang di Eropa sejak 2009 karena kemungkinan sifat karsinogen dilansir Foxnews.
Leiba mengatakan bahwa, EWG tidak merekomendasikan menghilangkan kale dari diet Anda sepenuhnya. Ia hanya ingin orang-orang memprioritaskan sayuran organik jika mampu untuk menghindari kontaminasi pestisida.
Namun tentu saja harganya yang mahal membuat sayuran organik sepi peminat. Untuk seikat kale organik harganya bisa mencapai Rp 44 ribu. Sementara kale non organik harganya Rp 22 ribu.
"Sangat disayangkan karena ini bukan kesalahan kale. Hal ini terjadi karena maraknya penggunaan pestisida oleh petani," ujar Leiba.
Ia pun mengimbau agar petani menghindari penggunaan pestisida untuk sayuran agar masyarakat tak menghindari untuk mengonsumsinya. Di satu sisi semua negara tengah mengampenyekan pola hidup sehat salah satunya dengan memperbanyak asupan sayur dan buah.
Kale sendiri adalah salah satu sayuran berdaun hijau yang kaya akan vitamin K, vitamin C dan tembaga. Mengonsumsi 67 gram sayuran ini, akan membantu membangun kekebalan Anda dan melawan penyakit menular.
Baca Juga: Pengamat Transportasi: Tarif Ojol Harus Sesuai Kesepakatan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak