Suara.com - Pijat Akupresur Ternyata Bisa Atasi Nyeri Haid Hingga Tingkatkan Vitalitas.
Nyeri haid umum dialami kaum hawa di hari-hari pertama menstruasi. Tak jarang nyeri haid ini terasa sangat menyakitkan hingga mengganggu dalam beraktivitas.
Nah jika Anda termasuk yang mengalami nyeri hebat saat menstruasi, coba atasi dengan pijat akupresur.
I Wayan Sukeria, SKM selaku Trainer Pelayanan Kesehatan Tradisional Akupresur menjelaskan, bahwa untuk nyeri haid dapat dilakukan dengan pemijatan pada tiga titik.
Pertama, adalah bagian punggung tangan antara ibu jari dan telunjuk. Tekan bagian ini dalam hitungan 30 kali. Penekanan di bagian punggung tangan ini memiliki manfaat anti nyeri sehingga bisa meredakan nyeri haid yang kerap dialami kaum hawa.
"Titik kedua adalah empat jari diatas mata kaki bagian dalam. Ini adalah ladies spot. Jadi bagian ini ada hubungannya dengan organ reproduksi perempuan. Jadi bisa meningkatkan kinerja organ reproduksi perempuan," ujar Wayan di sela-sela Kunjungan Lapangan Tematik bersama Kementerian Kesehatan di Bali, Kamis (25/4/2019).
Terakhir, kata Wayan, pijat bagian bawah tempurung lutut tepatnya di luar tulang kering. Selain bagus untuk meningkatkan kesehatan perempuan, penekanan atau teknik akupresur di bagian ini juga bermanfaat bagi lelaki lho.
"Ini adalah bagian yang bisa dicoba perempuan dan laki-laki. Untuk laki-laki fungsinya meningkatkan vitalitas," tambah dia.
Nah selain melakukan teknik akupresur, Wayan juga memberikan tips ramuan untuk mengurangi nyeri haid secara alami. Berikut bahan-bahan dan cara pembuatannya.
Baca Juga: Sederet Manfaat yang Didapat saat Melakukan Pijat Bayi
Bahan-bahan:
-Rimpang temulawak 3 iris
-Biji kedawung 8 butir
-Daun sembung 1 per 3 genggam
-Air tiga gelas
-Asam Jawa secukupnya
-Gula aren secukupnya
Cara pembuatan:
1. Didihkan air lalu masukkan biji kedawung yang sudah dimemarkan.
2. Setelah lima menit direbus, masukkan rimpang temulawak, asam jawa dan daun sembung.
3. Rebus selama 10 menit dan masukkan gula aren menjelang rebusan diangkat.
"Ramuan ini baik diminum dalam keadaan hangat dua kali sehari selama nyeri haid," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius