Suara.com - Simak, 4 Terapi yang Bisa Bantu Perbaiki Kesehatan Jiwa Anda
Menjaga kesehatan tak cukup hanya dengan menjaga badan agar tidak sakit. Kesehatan jiwa pun wajib diperhatikan untuk bisa sehat seutuhnya.
Belakangan, tak sedikit selebriti dan artis yang mengakui bahwa mereka punya masalah dengan kesehatan jiwa. Ada yang blak-blakan menceritakan proses terapi yang dijalani, ada pula yang hanya menceritakan sewajarnya.
Karena itu, tak ada salahnya bagi kita untuk mengetahui jenis-jenis terapi yang disebut bermanfaat untuk membantu menjaga, bahkan memperbaiki, kesehatan jiwa.
Dilansir Himedik dari Livestrong, berikut daftar terapi kesehatan jiwa:
1. Terapi Seni
Dalam terapi seni, orang didorong untuk mengekspresikan diri secara kreatif dalam bentuk menggambar, melukis, membuat kolase, memahat dan media lainnya.
Terapi seni juga sering mencakup bentuk terapi kesehatan jiwa tradisional, seperti terapi bicara dan proses menciptakan seni itu sendiri dikatakan memiliki banyak manfaat, terutama untuk anak-anak.
Misalnya meningkatkan keterampilan pemecahan masalah, keterampilan interpersonal dan strategi coping.
Baca Juga: Studi : Terapi Insomnia Bantu Jaga Kesehatan Jiwa
2. Hipnoterapi
Hipnoterapi sering digunakan bersama dengan bentuk lain dari terapi kesehatan jiwa dan biasanya digunakan untuk membantu seseorang menangani perilaku tertentu, seperti merokok, susah tidur, fobia dan disfungsi seksual.
Hipnoterapi bekerja dengan cara menghambat bagian otak. Dalam sesi hipnoterapi, seseorang menutup mata dan dibantu untuk rileks. Penghipnotis kemudian memberikan saran dan membimbing imajinasi orang tersebut.
3. Terapi Psikodinamik
Terapi psikodinamik adalah bentuk terapi tradisional kesehatan jiwa yang menggunakan percakapan mendalam yang membahas dunia eksternal pasien.
Ini digunakan terutama dengan mereka yang berurusan dengan depresi, tetapi juga dapat bekerja untuk orang yang berurusan dengan kecanduan, gangguan kecemasan sosial dan gangguan makan.
4. Terapi Interpersonal (IPT)
Psikoterapi interpersonal biasanya digunakan untuk mengobati gangguan suasana hati, dengan tujuan utama adalah untuk meningkatkan hubungan seseorang dan interaksi sosial untuk membantu mengurangi tekanan yang mereka alami.
Itulah ragam terapi yang bisa dilakukan untuk menjaga dan memperbaiki kesehatan jiwa. Jika ingin mencoba, hubungi psikolog atau psikiater terdekat ya!
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?