Suara.com - Lomba Permainan Tradisional, Cara Seru Ajak Anak Lakukan Aktivitas Fisik
Generasi 90-an tentu tak asing dengan permainan tradisonal seperti bola gebok, gobak sodor, dan balap karung estafet. Namun di era sekarang, permainan tradisional ini sudah lekang dimakan zaman.
Game online dan media sosial membuat anak zaman now tak lagi mengenal permainan tradisonal itu. Namun baru-baru ini di Lapangan Denggung, Sleman, Yogyakarta, sebuah kompetisi bertajuk 'Fit Olympic' melombakan aneka permainan tradisonal seperti Bola Gebok, Gobak Sodor, dan Balap Karung Estafet.
Ya disampaikan Prima Sukma Setiawan selaku Director Marketing PT Madurasa Unggulan Nusantara, Fit Olympic merupakan kompetisi yang diselenggarakan Madurasa Fitkidz, produk terbaru dari PT Madurasa Unggulan Nusantara. Menurut Prima, permainan tradisional perlahan mulai bergeser dan tergantikan oleh gadget.
"Anak kini lebih sering bermain gadget daripada melakukan aktivitas fisik di luar ruangan. Padahal banyak manfaat yang didapat dengan melakukan aktivitas fisik di luar ruangan. Kondisi inilah yang menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua," ujar Prima dalam rilis yang diterima Suara.com, Senin (29/4/2019).
Fit Olympic sendiri, kata Prima, diambil dari kata 'Fit' dan 'Olympic'. 'Fit' sesuai dengan produk Madurasa Fitkidz, dan 'Olympic' dari kata Olimpiade.
"Melalui Fit Olympic, kami ingin mengajak anak-anak dan orang tua untuk bermain dan beraktivitas bersama di luar ruangan, sekaligus melestarikan permainan-permainan tradisional yang sudah mulai dilupakan," ujar Prima.
Ia menjelaskan, dengan kompetisi ini PT Madurasa Unggulan Nusantara ingin mengajak anak-anak tetap fit. Jika badan anak-anak fit, maka dia bisa melakukan apa saja dan bisa menjadi apa saja karena memiliki daya tahan tubuh yang prima.
"Dengan begitu Ayah dan Bunda tidak perlu khawatir lagi jika anak-anak kita bermain di luar ruangan, karena hal tersebut sangat bermanfaat untuk tumbuh kembang anak. Keaktifan anak Ayah dan Bunda juga akan ditunjang oleh Madurasa Fitkidz sebagai multivitamin anak yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh si buah hati," imbuhnya.
Baca Juga: Komunitas Temen Main Lestarikan Permainan Tradisional
Pemenang kompetisi permainan tradisional ini, kata Prima berhak mendapatkan uang tunai senilai Rp 2.5 juta untuk juara pertama, Rp 1.5 juta untuk juara kedua, dan Rp 1 juta untuk juara ketiga.
Madurasa Fitkidz sendiri kata Prima adalah produk terbaru dari PT Madurasa Unggulan Nusantara. Madurasa Fitkidz menghadirkan multivitamin anak yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
"Madurasa Fitkidz merupakan satu-satunya multivitamin anak yang terbuat dari bahan-bahan alami yang sangat aman dikonsumsi anak setiap hari. Bahan-bahan alami yang terkadung dalam Madurasa Fitkidz antara lain Phylanti, Vitamin B Kompleks, Kurkuma, Madu, Kurma, dan Lysine," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh