Suara.com - Kerap Alami Gangguan Pencernaan, Asupan Suplemen Enzim Jadi Solusi
Konsumsi makanan yang terlalu pedas, asam atau mengandung kafein kerap membuat perut terasa begah atau tak nyaman. Hal ini umumnya dipicu oleh gangguan saat proses pencernaan.
Ketika makanan tidak dicerna dengan baik, maka hal ini mendorong produksi gas berlebih. Akibatnya perut terasa kembung, dan tidak nyaman, serta sering sendawa dan buang angin.
"Umumnya gangguan dalam proses pencernaan disebabkan karena kurangnya enzim terutama semakin bertambahnya usia jumlah enzim yang diproduksi pun berkurang," ujar Hanadi Setiarto selaku General Manager Actavis Indonesia dalam temu media di Jakarta, Sabtu (4/5/2019).
Hanadi menambahkan untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan asupan tambahan dari luar yang dapat mendorong produksi enzim.
Actavis Indonesia kini meluncurkan Freegas, suplemen makanan yang berisi delapan macam enzim untuk membantu proses pencernaan berbagai jenis makanan sehingga akan mengurangi kembung dan rasa tidak nyaman di perut setalah makan.
"Freegas tidak dikategorikan sebagai obat-obatan namun sebagai suplemen makanan, jadi bisa dikonsumsi kapan saja bila diperlukan sesuai aturan pakai," imbuhnya.
Freegas sendiri, kata dia, bisa didapatkan di apotik maupun toko obat dan dapat dibeli bebas tanpa resep dokter. Untuk harganya sendiri, Freegas kemasan strip jacket yang berisi enam tablet dibanderol dengan harga sekitar Rp 20 ribu.
"Dengan adanya Freegas diharapkan dapat membantu masyarakat Indonesia untuk menjaga kesehatan pencernaan mereka, memungkinkan mereka untuk menikmati waktu makan tanpa khawatir tentang gangguan pencernaan atau ketidaknyamanan setelah makan," tandasnya.
Baca Juga: Manfaat Sehat Peppermint: Obat Sakit Perut hingga Ringankan Nyeri Haid
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?