Suara.com - Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, produk halal sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. Sertifikasi halal dianggap sebagai salah satu jaminan paling tinggi untuk tingkat keamanan suatu produk. Halal tidak hanya berkaitan dengan apa yang dikonsumsi, tapi juga alat yang digunakan, khususnya untuk perlengkapan bayi, karena produk halal memberikan kebaikan bagi tumbuh kembang anak.
Memahami perkembangan kebutuhan para ibu Indonesia untuk memberikan produk yang aman bagi sang buah hati, Baby Huki, pelopor botol susu dan dot dengan harga terjangkau, sejak tahun 2017 meraih sertifikasi halal dari MUI dan menjadi satu-satunya botol susu dan dot halal di Indonesia.
“Baby Huki yang telah hadir lebih dari 20 tahun selalu mengeluarkan produk yang aman bagi si kecil, terbebas dari bahan-bahan berbahaya. Dengan adanya label halal di kemasan produk, ibu menjadi lebih tenang untuk memberikannya pada si kecil. Baby Huki mengerti kebutuhan ibu Indonesia akan produk yang berkualitas, modern, serta mengikuti perkembangan teknologi kesehatan bayi, namun tidak membebani, terjangkau,” ujar Business Unit Director Baby Huki, Franciska Puspa Julia, melalui siaran pers yang diterima Suara.com
Proses sertifikasi halal diperoleh melalui peninjauan komprehensif produk. Mulai dari pemilihan bahan kandungan, penyimpanan, proses produksi, pengemasan, hingga distribusi. Keseluruhan proses ditinjau dan dipastikan tidak adanya bahan non-halal atau turunannya yang berpotensi tidak aman bagi konsumen.
Dokter Spesialis Anak, dr. Margareta Komalasari, Sp. A, memaparkan bahwa memberikan ASI kepada sang buah hati adalah satu usaha Ibu untuk menunjang keberhasilan 1000 hari pertama si kecil. Pada ibu dengan kendala memberikan ASI secara langsung, pilihan terakhirnya adalah memberikan ASI dengan media botol atau dot.
“Ibu yang bijak tentunya paham bahwa pemilihan botol dan dot susu tidak boleh asal dan ada beberapa hal yang harus kita perhatikan, misalnya bentuk dot, dan bahan pembuatan botolnya. Kita harus memperhatikan unsur halalnya karena media atau alat yang halal tentunya bersih dari zat-zat berbahaya yang dapat memengaruhi kualitas ASI. Selain itu, ada baiknya juga ibu memperhatikan bentuk dot yang sesuai dengan bentuk mulut si kecil, agar dapat merangsang pertumbuhan rahang dan giginya. Untuk itu penting bagi orang tua untuk memeriksa label kemasan botol dan dot agar si kecil dapat menerima kebaikan ASI secara maksimal,” ujar dr. Margareta yang juga anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia.
Selain halal, botol susu ini juga dikenal dengan dot orthodontic yang bentuknya menyerupai puting payudara ibu saat menyusui sehingga membuat si kecil lebih nyaman. Dot orthodontic didesain sesuai dengan bentuk mulut si kecil sehingga dapat menunjang dan merangsang pertumbuhan rahang dan gusi si kecil agar gigi tumbuh dengan sempurna. Lubang yang berada menghadap ke atas mencegah aliran susu keluar jika bayi tidak mengisap, sehingga mencegah bayi tersedak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital