Suara.com - Manikur Gel dengan Sinar Ultraviolet Bikin Kanker Kulit?
Manikur gel dengan sinar ultraviolet belakangan kian populer karena memberi hasil yang rapi dan tahan lama, bahkan hingga satu bulan. Proses pengeringan cat kuku ini juga disukai, karena tak menyebabkan keretakan pada pulasan cat di kuku.
Namun, pulasan cat kuku yang mengkilap, rapi, dan tahan lama ini dikabarkan berisiko terhadap kesehatan kulit, seperti mempercepat penuaan kulit, infeksi, hingga kanker kulit.
Studi tentang manikur gel sendiri masih sangat sedikit, sebagian besar mengingat bahwa teknik ini dilakukan secara bervariasi oleh beberapa salon. Jadi belum dipastikan apakah benar-benar manikur gel dengan sinar ultraviolet dapat menyebabkan kanker.
Meski begitu, ahli kulit menyarankan orang-orang segera mengambil tindakan prefentif untuk melindungi diri sendiri.
"Kami punya cukup rekomendasi kepada pasien untuk melindungi kulit mereka," kata Dr Chris Adigun, MD, seorang dokter kulit di Chapel Hill, North Carolina sepeti dikutip dari DailyMail, Senin (20/5/2019).
Cara yang paling umum dilakukan adalah menutupi dengan kain atau sarung tangan tanpa kuku ketika pelanggan memasukkan tangannya ke alat manikur dengan sinar ultraviolet itu.
"Saya tidak peduli apakah itu sarung tangan, syal, apapun itu, tetapi sesuatu yang melindungi kulit terhadap sinar UV," kata Dr Adigun.
Meski ada yang merekomendasikan menggunakan tabir surya namun ia menyarankan sebaiknya tidak dilakukan. Karena tabir surya tidak disetujui untuk digunakan di bawah lampu LED.
Baca Juga: Bukan Jerawat, Bintik di Hidung Perempuan Ini Ternyata Kanker Kulit
"Tabir surya telah diuji di bawah sinar yang sama yang dipancarkan dari matahari. Sedangkan tingkat yang dipancarkan dari lampu UVA jauh lebih tinggi daripada sinar matahari, jadi saya tidak tahu itu efektif atau tidak," pungkas Dr Adigun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit