Suara.com - Di tengah padatnya aktivitas selama hari raya, seringkali masalah kesehatan akan mengiringi. Persoalan kelelahan biasanya akan muncul dan jika dibiarkan sangat mungkin membuat seseorang lebih sakit.
Sebelum tubuh mengalami kelelahan kronis, sebenarnya ada gejala-gejala awal yang bisa dikenali lebih dulu. Hal ini bisa membuat Anda mengatasinya secara lebih awal, sebelum Anda mengalami suatu kondisi yang disebut "sakit".
Menurut bustle.com, ada 8 tanda yang bisa Anda perhatikan jika mengalami kelelahan;
1. Bibir kering
Bagi orang yang tak kelelahan, bibir kering menandakan ia dehidrasi. Tapi bagi yang mengalami kelelahan adrenal, bibir kering menjadi pertanda bahwa mereka stres secara berlebihan, yang biasanya diikuti dengan kurang tidur dan sakit pada beberapa bagian tubuh.
2. Sulit tidur
Sulit tidur bisa terjadi jika Anda mengalami hari yang berat, banyak pikiran, sehingga membuat Anda tidak tidur pada waktu biasa Anda tidur. Namun bagi yang stres dan kelelahan berat, mereka biasanya mengalami bangun di tengah tidur mereka, dan hal ini bisa membuat mereka sulit tertidur lagi. Untuk memulihkan kondisi ini, sebaiknya curi waktu untuk tidur siang, agar tenaga Anda dipulihkan lagi.
3. Kurang konsentrasi
Jika tubuh lelah, maka langsung berdampak pada kurangnya konsentrasi. Hal ini sudah secara otomatis terjadi.
4. Sakit kepala atau migren
Pertanda fisik lain dari kelelahan yang harus segera istirahat adalah sakit kepala atau migren di bagian kepala tertentu. Biasanya rasa sakit yang mengiringi adalah nyeri di bagian pundak. Untuk mengatasinya, hirup aroma peppermint atau mengonsumsi air jahe.
5. Pekerjaan jadi terasa berat
Ketika melakukan pekerjaan fisik yang sebenarnya biasa-biasa saja, Anda justru merasa tak kuat. Itulah suara keras dari tubuh Anda untuk segera istirahat.
6. Sering ingin marah
Di saat tubuh sangat lelah, maka kurang tidur dan ingin marah biasanya menjadi satu paket. Sensitivitas sangat tinggi, sehingga emosi mudah tersult. Untuk mengatasinya, sebaiknya tarik napas panjang dan tenangkan hati.
7. Ingin makan terus
Jika lelah berat, seseorang biasanya ingin makan yang manis-manis atau makanan cepat saji. Jika ini dituruti, maka sulit untuk berhenti. Salah satu cara menyetopnya adalah makan sebuah apel dan Anda akan merasakan kenyang yang lama.
Baca Juga: Kurang Istirahat karena Sibuk Kerja, Waspada Masalah Kesehatan Mengintai
8. Jantung sering berdebar-debar
Semakin sering seseorang mengalami jantung berdebar-debar, maka risiko sakit jantung akan semakin besar pula untuknya. Cara mengatasinya adalah mencoba rileks dengan segala cara, misalnya mendengarkan musik yang bisa membuat Anda tertidur atau menemani meditasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia